daku benar2 salut pada keempat perempuan ini, terutama terhadap tiga pewarta 
perempuan tersebut. Ini terlepas dari pekerjaannya mereka yang selalu 
memberitakan, menjadi diberitakan. Hebat.
selama ini  (menurut berita) yang  gemar bermain judi adalah pria. Ternyata 
perempuan pun bisa melakukannya. Artinya, persamaan hak antara perempuan dan 
pria benar-benar nyata.
Bukankah setiap warga negara mempunyai kesempatan dan hak yang sama di mata 
hukum dan di berbagai aspek kehidupan. Dan, ini dijamin oleh UU.
Jadi, empat perempuan tersebut pun mempunyai kewajiban yang sama dengan pria 
untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0706/09/metro/3588465.htm
 ===================
 
 Serang, Kompas - Tiga oknum wartawati ditangkap petugas Kepolisian
 Resor Serang Banten saat bermain judi di salah satu rumah di Kampung
 Cirendong, Kelurahan Cipare, Kabupaten Serang, Kamis (7/6) malam.
 Hingga hari Jumat mereka masih ditahan untuk dimintai keterangan.
 
 Ketiga perempuan itu adalah Zulkaida (40), wartawati koran Sinar Pagi
 Baru; Dewi Fatimah (35), wartawati tabloid mingguan Cakrawala; dan
 Desy Susilowaty (30), wartawati Jurnal Suara Metro. Selain tiga
 wartawati, polisi juga menangkap Rina (40), seorang ibu rumah tangga.
 
 Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Serang Ajun Komisaris
 Nazly Harahap mengatakan, penangkapan itu berawal dari keluhan warga
 yang merasa terganggu karena lingkungan tempat tinggal mereka
 digunakan sebagai tempat perjudian. Warga bertambah resah saat
 mengetahui para pelaku berasal dari luar kampung.
 
 Atas dasar itulah, petugas Polres Serang melakukan penyelidikan hingga
 akhirnya melakukan penggerebekan pada Kamis malam. Petugas menemukan
 empat perempuan tengah berjudi dengan kartu remi di rumah Desy di
 Kampung Cirendong.
 
 Saat digerebek, empat perempuan itu tengah asyik memegang dan
 membanting kartu. Awalnya, mereka menolak tengah melakukan perjudian.
 Para perempuan itu bersikukuh hanya bermain kartu tanpa uang taruhan.
 
 Padahal, di lokasi perjudian polisi juga menemukan uang taruhan
 sebesar Rp 123.000 yang kemudian disita. Selain itu, polisi juga
 menyita dua set kartu remi, tiga kartu pers, dan dua telepon genggam.
 Karpet yang dijadikan alas duduk saat judi serta dompet milik salah
 seorang tersangka turut disita polisi.
 
 Langsung ditahan
 
 Setelah menyita barang bukti, polisi membawa keempat perempuan itu ke
 Markas Polres Serang yang berjarak 500 meter dari tempat
 penggerebekan. Mereka langsung ditahan untuk memudahkan pemeriksaan.
 
 Saat digelandang ke Markas Polres Serang, empat perempuan itu
 terus-terusan menutupi muka mereka dengan menggunakan map. Desy
 mengaku, mereka bermain kartu dengan taruhan hanya iseng saja. "Ya
 iseng saja. Obat stres karena saya sedang ada masalah keluarga.
 Daripada selingkuh, mending judi," katanya di sela-sela pemeriksaan.
 (nta) 
 
 
     
                       

       
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting  gifts for grads at Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke