Ya, saya setuju Pak Haniwar. Ini berita ngawur. Proses negosiasi antar tokoh 
dari berbagai kelompok agamalah yang berujung pada penghapusan tujuh kata itu. 
Bung Hatta itu biarpun wapres, gak punya kekuasaan seenak udel untuk dengan 
inisiatif sendiri menghapus apapun yang sudah dihasilkan oleh kesepakatan 
bersama. Yang nulis positng di bawah ini kalo bukan keracunan gosip, ya dia 
sendiri biang gosip.
   
  MERDEKA!
   
  manneke
  (belon berani ngaku patriot bangsa)

Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          jadi ingin belajar sejarah dari pak Patriot.. setahu saya penghapusan 
7 
kata kata itu konsensus dgn kebesaran hati pimpinan saat itu termasuk tokoh 
Islamnya.bukan dipaksa officer jepang

Mohon pencerahan dr pak Patriot dpt info dari mana soal Pak Hatta bohong 
? atau cuma mau mecah belah pak Hatta dgn Islam ?

walau ada pendapat what is in a name.. ngiri juga aku ..ada patriot bangsa 
disini...:)

Salam

Haniwar

At 10:17 PM 07-06-07, you wrote:

>Tanpa pengaruh Soeharto, pun Bung Hatta pernah berbohong pada sejarah, 
>yaitu soal penghapusan 7 *) kata yg ada pada Piagam Jakarta. Ia mengatakan 
>bahwa seorang officer Jepang yg memintanya sebelum Proklamasi dibacakan. 
>Tetapi ketika ditanya siapa officer Jepang itu, ia menjawab lupa. Apakah 
>semudah itu jawabanya: lupa? Bgmana dengan integritas Bung Hatta, yg 
>digambarkan secara umum, bahwa Bung Hatta adalah orang yg sangat tekun, 
>teliti, dan punya memori yg sangat kuat?
>
>Karena memang officer Jepang itu tidak pernah ada. Yg mendatangi Bung 
>Hatta adalah mahasiswa dari Prapatan 10, yg mendatangi bung Hatta dan 
>meminta agar 7 kata dalam Piagam Jakarta itu dihapusan. Bgmana bisa, 
>seorang Bung Hatta dengan mudah mencoret kata-kata itu, padahal kata-kata 
>itu sudah disetujui oleh semua elemen bangsa dalam rapat PPKI dan BPUPKI?
>
>Tapi, apa sih gunanya sekarang ini meributkan hilangnya 7 kata-kata itu? 
>Apakah penting membahas siapa officer Jepang itu? Bagi kalangan Islam 
>garis keras sekarang ini, penghilangan 7 kata itu adalah tindakan 
>perampokan sejarah. Tetapi kalau kita berpikir dingin sekarang, apakah 
>pengembalian 7 kata itu bisa merubah nasib bangsa?
>
>Merdeka!
>
>*)7 kata-kata yghilang dari Piagam Jakarta adalah:
>dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya

Kirim email ke