Terima kasih sekali ibu Fauziah,
  Data statistik yang sangat menolong untuk memberikan gambaran yang lebih 
lengkap.
  Bagaimana dengan tingkat validitasnya ? 
   
  Thanks.
   
  Salam, Irry

fauziah swasono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Mungkin bagi yang tertarik dg statistik bisa klik link ini:

http://tools.google.com/gapminder/#$majorMode=chart$is;shi=t;ly=2003;lb=f;il=t;fs=11;al=30;stl=t;st=t;nsl=t;se=t$wst;tts=C$ts;sp=6;ti=2004$zpv;v=0$inc_x;mmid=XCOORDS;iid=NY.GDP.PCAP.PP.KD;by=ind$inc_y;mmid=YCOORDS;iid=SP.DYN.LE00.IN;by=ind$inc_s;uniValue=20;iid=SP.POP.TOTL;by=ind$inc_c;uniValue=255;gid=1004;iid=SP.POP.DPND;by=grp$map_x;scale=log;dataMin=466;dataMax=64299$map_y;scale=lin;dataMin=24;dataMax=82$map_s;sma=50;smi=1.2$inds=IDN_tG3,,,,;NGA_tG3,,,,;DZA_tG3,,,,;AGO_tHf,,,,;IRN_tG3,,,,;COG_tG3,,,,;MYS_tG3,,,,

Kemudian klik PLAY.

Negara2 yang saya pilih disitu: Indonesia, Malaysia, Iran, Angola,
Nigeria, Congo, dan Algeria, adalah negara2 yang kaya SDA terutama migas. 

Startnya thn 1975. Diameter lingkaran menunjukkan ukuran populasi. 
Kita kalah start dg Malaysia, Iran, dan Algeria.
Dan kita harus bergerak dg "kegemukan" (populasi yg tinggi).

Malaysia punya minyak kl. separo yang kita punya, tetapi kita harus
membagi dg populasi 11x lipat dari populasi Malaysia. 

Nigeria, Angola dan Congo muter2 ditempat.
Iran dan Algeria berhasil menaikkan angka harapan hidup tapi tidak ada
kemajuan berarti dalam income percapita.
Malaysia maju (tapi memang startnya sudah lebih unggul).

Path yang kita lalui tidaklah sangat buruk, kalau masih tidak puas
untuk dikatakan bagus. 

Mungkin memang patut belajar dari Cina. Tapi pikirkan juga cost of
(non)democratization and human rights di China dan Indonesia.

Resource curse? maybe, to some extent.

Semoga membantu menambah sudut pandang.

Oya, thanks to Google.

salam,

fau


Kirim email ke