Wah saya pikir sih otak orang Indonesia/ pegawai KA mampulah menangani 
Kereta Api saja. Banyak faktor lain yang membuat Perumka (d/h PJKA) jadi ruwet. 
Misalnya, cobalah Pak Wal tanya berapa gaji seorang Kepala Stasiun di distrik 
seperti Sumpiuh (Jateng) ataupun Peterongan (Jombang/ Jatim). Masalah gaji kan 
berpengaruh juga tuh Pak.
   
  Namun, jika Pak Wal lebih berpendapat bahwa otak para pegawai Perumka tidak 
nyampai, ini tentu berpulang pada Perumka sendiri. Mengapa tidak merekrut 
orang-orang Indonesia yang pintar?
   
  Salam,
  --------------------------------------------------
  Re: PJKA penuh dengan oknum tidak bertanggung jawab!   Posted by: 
"walsuparmo" [EMAIL PROTECTED]   walsuparmo   Mon Jun 18, 2007 6:51 pm (PST)   
Salam,
Sudah waktunya PJKA itu di-SWASTAKAN secara TOTAL.Meskipun sudah 62 
tahun merdeka dan hanya mengoperasikan 30% dari jaringan KA Hindia 
Belanda, tetapi orang2 KA tidak MAMPU alias otaknya tidak NYAMPAI 
untuk mengusus KA dengan baik apalagi memperbaikinya. Ini yang harus 
diketahui oleh Pemerintah atau pura2 tidak tahu?Minta dijajah lagi 
saja!
Wasalam,
Wal Suparmo



             
---------------------------------
 Ne gardez plus qu'une seule adresse mail ! Copiez vos mails vers Yahoo! Mail 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke