saya sih kurang setuju dengan cara seperti itu...bukannya tidak bersyukur bahwa salah satu gembong teroris (apabila terbukti) tertangkap. Itu suatu hasil yang sangat menggembirakan. Tetapi jangan karena dia seorang gembong teroris, trus polisi melakukan penangkapan dengan cara sembarangan. Seorang manusia sudah jongkok koq ditembak dari jarak dekat? Tunjukkan dong bahwa polisi kita adalah polisi yang punya kelas, bukan kumpulan orang2 yang hanya mengumbar kekuatan kepada orang lain yang posisinya lebih/sudah lemah.
----- Original Message ---- From: Tri Handoko Seto <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 20, 2007 9:01:23 AM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Anomali terhadap Terorisme gemana neh.... pas marinir nembak rakyat kita serang rame2, giliran polisi berhasil menangkap teroris kok tidak kita puji rame? apakah karena keberhasilan aparat adalah sebuah kewajaran? tapi kok malah ketua mpr ikut2an ngurusi penembakan kaki seorang gembong teroris? temen bilang: kalau gak mau ditembak kakinya ya jangan jadi teroris, mending jual pecel lele heheeee.... http://kompas.com/kompas-cetak/0706/19/opini/3618811.htm
