Kalau bicara ttg anggota DPR, saya sih milih diem manyun aja... Mereka itu sebenernya siapa juga saya gak tau kok Mas... Keuntungan politik? Kalau mendengar bahwa para tersangka itu bawa2 nama agama, mas tentu akan berharap partai2 yg berbasis agama itu akan merasa dibela dan dihormati... akhir2nya ya cari suara aja biar kesannya kerja dan cari simpati...
Mas Andi baca juga kan kemaren tanggapan ketua TPM, bapak pengacara Mahendradatta? Baris terakhir ada tuh mas, kurang lebih spt ini.... "Dia kan cuma mengebom Bali satu kali... lha itu Israel ngebom Palestina berkali2 kok didiemin aja?" Lha? Pengacaranya aja begini cara berpikirnya.... tots ----- Original Message ----- From: "si_andi" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, June 26, 2007 11:26 AM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: TPM : pengacara, pembela, atau provokator ? > Mas Totot, Mas Martin > > Numpang nanya (nanya beneran, karena saya tidak nonton televisi): > > Jadi orang yang tertangkap ini sudah mengaku di SCTV kalau dia benar- > benar Abu Dujana yang sedang "berjuang" lewat jalan kekerasan? Dan > dari wawancaranya orang ini ternyata memang sealiran dengan yang > membom Marriott, Bali, dan Kedubes Australia itu? Jadi dengan > demikian orang ini sudah jelas berpaham terorisme, terlepas dari > prosedur hukum yang dilaluinya? > > Lantas keuntungan politik apa yang didapat anggota DPR dengan > berbaik-baik kepada isteri Abu Dujana yang semestinya dijadikan > tersangka juga karena menyembunyikan buronan polisi, atau dengan TPM > yang kerjanya ngebelain teroris itu? > > Soal tembak di kaki itu kan soal teknis hukum. Soal apakah dia > terbukti membom atau membantu ngebom itu juga soal teknis. Tapi apa > isi kepalanya kan sudah jelas: terorisme. Kok ya bisa dapat > perhatian sebegitu besar dari anggota DPR? Apa mereka gak mikir > kalau tahu-tahu ada bom meledak di Plaza Senayan, anak-isteri- > suaminya juga bisa jadi korban? > > Salam bingung. > > Andi
