Bos ada yang kurang,
Presiden lemah karena dirinya sendiri yang lemah..
dia tuh berpengalaman menjabat jadi jendaral, menko dan sekarang presiden..
wong hobinya mendengarkan
NAHO, Not Action Hear only
-----------------------------------------------------<<<<
From: stephanusmulyadi [EMAIL PROTECTED]

Maaf Mr. Kalla,

Menurut saya, Presiden lemah bukan karena banyaknya partai politik,
melainkan karena banyaknya orang dari parti politik yang:
1. hanya memikirkan diri sendiri/partainya, 
2. korup, 
3. tidak peduli pada rakyat,
4. bisanya cuma menuntuk kenaikan gaji/fasilitas, 
5. suka jalan-jalan ke luar negeri untuk shoping,
6. suka berbuat mesum,
7. tukang jual janda-janda,
8. pengen enak saja,giliran susah minta ditanggung bersama, 
9. tukang mewariskan utang,
10. tukang merusak lingkungan/hutan
11. berperilaku sebagi preman,
12. nilep uang negara untuk ngongkosi partai dan kampanye,
13. TIDAK BERTANGGUNG JAWAB!
Presiden lemah karena dikelilingi oleh orang-orang partai tukang bikin
celaka 13 tersebut.

Dan lebih celaka lagi, orang-orang partai tersebut adalah orang-orang
yang palin dekat dengan Presiden, yang selalu berusaha mengatur
Presiden, yang selalu mencela Presdien, padahal dia sendiri tak bisa
apa-apa.

Apakah di Indonesia ada 1000 partai atau hanya satu partai atau bahkan
tidak ada partai, kalau orang-orang yang termasuk dalam team kerja
Presiden bisa bekerja dan bisa bekerja sama sebagai team, Presiden
tetap saja akan kuat.

Cobalah berefleksi.

Salam
Mulyadi 

Kirim email ke