Pak Godlip & Bu Laura serta rekan2 FPK Yth,
Dua tahun yl saya sdh memanfaatkan busway ini, waktu itu malah baru cuma ada
koridor Kota - Blok M dan yg ke Pulo Gadung.....dengan segala plus minus nya
saya jalani karena memang memungkinkan dan bagi saya saat itu memang malah
lebih paslah...walaupun cuma sampai Blok M dan untuk sampai ke rumah harus
disambung pakai taksi atau Metro Mini tergantung Sikon....
Memang perlu kesabaran sampai saatnya Busway dan juga KRL mampu menampung
lebih banyak penumpang..disitulah saya pikir peran kita untuk ikut memelihara
dan meningkatkan kwalitas pelayanan serta peran busway, KRL dalam mengatasi
masalah transportasi massal di ibukota kita, dan bukan malah ikut
menghancurkan/menggagalkan sistim transportasi yg sedang dirintis ini dengan
menyerobot jalur2 busway itu....
Salam
Kukuh Kumara
Godlip Pasaribu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ya Bu, saya juga suka. Seandainya seluruh Jakarta
sudah ada buswaynya saya juga akan naik busway, mobil
ditinggal saja di rumah, dipakai hanya jika bersama
keluarga. Atau kalau perlu jual saja sekalian.
Capeek, makin malam bukannya makin lancar eh malah
makin macet. Salam.
--- Laura <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kemarin saya dipanggil ke kantor pusat yang ada di
> Pluit. Saya sengaja set meeting hari Rabu dibanding
> hari senin karena saya pikir Rabu lebih mendingan
> macetnya dibanding senin. Ternyata saya salah.
>
> Berangkat dari Pondok Indah jam 11 siang mampir ke
> event pameran di Balai Kartini jam 1 siang.
> Berangkat dari Balai Kartini jam 2 sampai di Pluit
> jam 3 itu juga lewat jalan tol.
>
> Yang menyiksa justru sewaktu pulang. Saya sengaja
> pulang malam dengan harapan jalanan sudah lancar.
> Saya berangkat dari Pluit jam 9 malam! Saya sampai
> dirumah jam 11.30 malam! Luar biasa pancoran
> macetnya. Rasanya hopeless dan mau nangis melihat
> lautan mobil dan terjepit diantara semrawutnya bus
> dan motor yang tidak sabar.
>
> Andai saja mobil saya bukan sedan, saya rasa akan
> nekat juga dari tadi trobos jalur busway dari
> tengah-tengah. Tapi apa mau dikata ya? La wong jalur
> buswaynya juga penuh dengan mobil2 lain. Sementara
> pak polisi juga kebingungan bagaimana mengatur
> simpul jalan yang ruwet tidak karuan begitu.
>
> Saya suka busway. Serius. Kalau ada jalur busway
> di Pondok Indah, sudahlah mobil dipensiunkan saja
> dirumah kemana-mana lebih enak busway. Saya harap
> semua jalur di Jakarta ada buswaynya. Bikin macet
> memang sih, tapi lihat big picturenya. Andai seluruh
> Jakarta sudah ada busway, tidak perlu bawa mobil
> toh?
>
> -Laura-
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news,
photos & more.
[Non-text portions of this message have been removed]