http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0707/07/Sosok/3666036.htm =====================
Raja monolog Butet Kartaredjasa (45) tampil dalam pergelaran di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (3/7). Kali ini bukan dalam peran Si Butet Yogya (SBY) yang biasa ia bawakan dalam acara parodi televisi, tetapi dalam peran lama yang lekat dengan "kepribadiannya". Malam itu Butet tampil sebagai Oom Pasikomtokoh karikatur di harian Kompas yang pernah dia perankan dalam sinetron di televisidalam pembukaan pameran kartun "40 Tahun Oom Pasikom". Komentar-komentar bernada nyelekit beberapa kali dia lontarkan sehingga mengundang tawa hadirindi antaranya Moerdiono, HM Assegaf, Nungki Kusumastuti, Poppy Dharsono, dan Rieke Dyah Pitaloka. "Saya sudah capek konsisten miskin. Lelah dicitrakan sebagai orang baik. Kerjanya nyindir, tetapi keadaan tak kunjung baik," kata Butet. Dengan atribut topi baret yang khas dan jas yang ditambal di bagian sikunya, tokoh Oom Pasikom ciptaan GM Sudarta itu seolah "hidup" berkat akting improvisasi Butet. "Ik getun (Saya menyesal) jadi kartun. Orang lain pada membudayakan korupsi, tapi ik membudayakan kebaikan," ujarnya menyentil. Walaupun sampai sekarang karakter Oom Pasikom tetap tampil miskin, dia merasa bangga dengan jas tambalannya. Justru jas itulah identitas dirinya. Pameran "40 Tahun Oom Pasikom" di Bentara Budaya Jakarta itu berlangsung sampai 12 Juli. (AMR)
