Salam, Kalau berbicara soal siapa pengambil keputusan dalam keluarga orang Indonesia, saya kita lebih banyak ISTRI atau IBU yang memutuskan dibanding dengan kaum lelaki atau bapak. Kenyataannnya kalau bapak seorang kopral, istri merasa dan berlaku sebagai seorang SERSAN dan istri seorang kolonel, istrinya itu bertindak keluar dan kedalam sebagai seorang JENDERAL. Dulu di CENDANA pengambil keputusan KELUARGA adalah IBU TIEN. Wasalam, Wal Suparmo
--- In [email protected], "si_andi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Secara kualitas pekerjaan laki-laki juga kebanyakan tidak di posisi > pengambil keputusan, Bu. Sama saja. Kalau kita bicara perempuan > kebanyakan, ya bandingkanlah dengan laki-laki kebanyakan. > > Rata-rata laki-laki yang kerja di kantor itu cuma penghuni cubicle > saja. Kerja 40 jam seminggu selama 40 tahun, menjalankan perintah > atasan. Yang menjadi "pengambil keputusan" itu adalah sebagian kecil > lelaki (dan sebagian kecil wanita) yang bersedia bekerja keras dan > bersaing menuju puncak dan tidak menghabiskan waktunya di mailing > list seperti saya ini. > >
