Salam sejahtera putr putri Indonesia,
Dengan pemakaian tenaga nuklir sebagai pembangkit tenaga listrik sangat jauh
lebih murah dibandingkan dengan tenaga pangbangkit listrik lainya, di samping
itu juga lebih bersih dan rapi daerah operasionalnya. Permasalahan yang perlu
dipertimbangkan yaitu CARA MENGATASI RADIASINYA.
Di dalam mengatasi radiasi ada beberapa peraturan yang harus ditaati dan
perlu disiplin diri yang kuat, baik dan benar.
Negara negara super power seperti USA, dll, mereka juga memakai tenaga nuklir
atau yang disebut tenaga atom untuk dipergunakan sebagai tenaga pembangkit
listrik mereka juga.
Negara negara SUPER POWER menantang negara negara lain, apalagi negara negara
yang berpenduduk menganut agama Islam untuk mempergunakan tenaga nuklir sebagai
tenaga pembangkit tenaga listrik karena negara negara super power takut salah
digunakan tenaga nuklir tsb untuk dirakitkan menjadi bomb. Satu bomb yang
berkekuatan tenaga nuklir dapat menghancurkan 1/3negara negara yang ada di
dunia.
Oleh karena itu, untuk negara yang memakai tenaga nuklir/atom sebagai tenaga
pembangkit tenaga listrik, penduduk negara tsb harus berdisiplin yang kuat,
baik dan benar demi kemanusian.
Jadi, tidak ada salahnya jika NKRI kita mempergunakan tenaga nuklir sebagai
tenaga pembangkit listrik dan lagi udah waktunya kita meningkatkan pengetahuan
kita ke teknologi yang lebih tinggi dan berdisiplin diri harus ditingkatkan
demi kemajuan dan kejayaan NKRI kita.
Wassalammualaikum Wr Wb and love you,
Aprinovita
+27-829349134
ekki kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam Nuclear for peace!
Terimakasih, sdr/i Sonraity atas keterbukaannya,walau dengan catatan2.
Terimakasih juga atas dukungannya terhadap PLTN.Ya, tentu catatan dari G
Adicondro harus di jadikan masukan.
Hanya maaf! tulisan beliau tentang "Selamat tinggal bandeng fresto dan selamat
datang bayi2 radioaktif".Itu rasanya bersifat provokatif dan rada kurang ilmiah.
Sebab dari sejumlah PLTN yang dibangun di lebih 31 negara,sebagian besar
diantaranya dibangun di tepi pantai, tak ada tuh bayi2 radioaktif, kecuali
kalau mitos yang dibuat-buat.
Juga tak ada ikan-ikan laut yang mati dikawasan PLTN. Karena air buangannya
tidak langsung dibuang ke laut, tapi melalui sistem pendinginan yang terkendali
terlebih dahulu.Suhu air keluaran bisa diatur dlm sistem tsb. Malah di Jepang
dan di Amerika, sudah dibuat dibuat pembenihan ikan dengan menggunakan air
hangat keluaran dari PLTN. Ikan-ikan malah bertambah banyak.
Seandainya ada sebagaian pencinta lingkungan yang protes akibat buangan air
panas PLTN, itu mungkin sistem pendinginan nya yang belum normal dan akan
segera teratasi.
Terimakasih.
Demikian,
Salam Hangat Selalu.