Serang, Kompas - Produsen baja internasional Arcelor- Mittal menjajaki
peluang untuk membangun pabrik baja di Provinsi Banten.

Perwakilan Mittal memenuhi undangan Kamar Dagang dan Industri
Indonesia untuk mengadakan pertemuan di Pendapa Gubernur Banten, Kamis
(24/7).

Menurut Ketua Kadin Komite Inggris Maxi Gunawan, pihaknya mencoba
merangkul Mittal untuk menjajaki peluang membangun pabrik baja di Banten.

Langkah itu dilakukan untuk menjawab tiga pilihan yang diajukan Mittal
kepada pemerintah pusat. Tiga pilihan kerja sama yang ditawarkan itu
adalah mengikuti privatisasi dengan membeli saham PT Krakatau Steel
(KS), bekerja sama dengan KS untuk membangun pabrik baja baru, serta
bekerja sama dengan PT Aneka Tambang untuk menyediakan bahan baku
bijih besi.

Namun, hingga saat ini, pemerintah belum juga menjawab pilihan kerja
sama yang ditawarkan Mittal. ”Karena itulah, sesuai dengan fungsi
Kadin untuk membawa investasi ke Indonesia, kami mencoba menawarkan
kepada Mittal untuk membangun pabrik baja baru di Banten,” ujar Maxi.

Menurut dia, Banten memiliki posisi strategis dan mempunyai
infrastruktur penunjang investasi. Di antaranya, dilalui jalan tol
Jakarta-Merak, memiliki banyak pelabuhan, termasuk Pelabuhan
Internasional Bojonegara meski proses pembangunannya belum seluruhnya
diselesaikan.

Ketua Kadin Banten Tubagus Chasan Sochib menambahkan, pihaknya sudah
menawarkan Kota Cilegon sebagai lokasi pabrik baja yang baru.

”Calon lokasinya di area PT KS, tinggal menetapkan di sebelah mana.
Masih banyak lahan yang terbengkalai dan bisa dimanfaatkan. Dari 2.000
hektar lahan di sana, juga masih banyak yang belum selesai proses
pembebasannya,” kata Sochib. (NTA)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/07/26/01501285/mittal.jajaki.peluang.bangun.pabrik.baja.di.provinsi.banten

Kirim email ke