KPI pasti latah karena kasus ryan sehingga ikut bereaksi terhadap tontonan Kalau memang tidak patut kenapa baru sekarang diperingatkan Kemudian bagaimana dengan model tayangan yang lain semacam anak sd pacaran, sinetron mempertontonkan gaya hidup hedonis...? Apakah KPI juga tidak lepas dari para pemilik modal televisi, sehingga dalam bertindak juga tidak lupa melihat resiko rating..........
Regards KangNoer ----- Original Message ----- From: anton_djakarta To: [email protected] Sent: Wednesday, September 03, 2008 6:35 AM Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: KPI Peringatkan Tayangan "Kebanci-bancian" Pak Manneke lupa dulu ada Kardjo AC/DC, Prapto kalo jadi banci namanya isje, esther temennye Jojon juga berlagak banci, Susi Sunaryo juga berperan sebagai banci yang duetnya harry koko juga lucu banget. Mama Hengky kemana ya???? dia juga banci. Kalo Tessy berperan banci sejak bergabung dengan Srimulat Surabaya dan dimulai pada awal karir Mamiek Prakoso di tahun 1984. Dan jangan lupa waktu di HBS Bung Karno pernah didandani sebagai perempuan lalu melawak.......... Banci dalam dunia lawak adalah sebuah gambaran bagaimana struktur karakter yang abu-abu bisa menjadi sesuatu yang ganjil. Seperti Kredo Teguh Srimulat "Sesuatu yang ganjil dan aneh adalah sebuah bentuk kelucuan" Anton
