Dear Ilmi,

Islam mengajarkan fikiran sehat, bukan fikiran picik dan mendusta. anda boleh 
anti PKI--karena kemungkinan posisi klas anda terancam oleh metode perjuangan 
klas ala PKI itu. Saya mau menanggapi beberapa hal dari anda;

1. soal moral; moralitas terbentuk oleh kondisi material dari hubungan sosial 
masyarakat. kemiskinan dalam suatu masyarakat lebih berpotensi melahirkan 
kriminalitas, ketimbang masyarakat yang lebih sejahtera. lagi pula, problem 
bangsa ini tak melulu persoalan moral, tapi persoalan adanya sebuah sistem yang 
bekerja dan melampaui semua norma-norma yang baku dalam masyarakat.

2. soal politik PKS. menurut saya PKS harus bertanggung jawab atas kemiskinan 
yang melanda separuh lebih rakyat indonesia. PKS merupakan partai pendukung 
SBY, dan demi menjaga dukungan politiknya tersebut, PKS berada dibelakang dari 
semua kebijakan SBY---meskipun sering berpura-pura mendorong KAMMI mengkritisi 
SBY. PKS pernah memberi Award kepada SBY (soal korupsi) hanya untuk menjaga 
dukungan politik PKS terhadap SBY. Jika karena kebijakan SBY, telah menaikkan 
kemiskinan, pengangguran, bunuh diri, putus sekolah, maka PKS harus bertanggung 
jawab atas hal itu. maka sebetulnya, PKS berada dalam jajaran partai BUSUK.

3. di DKI jakarta, PKS merupakan mayoritas di parlemen, akan tetapi berbagai 
kebijakan pemda DKI (penggusuran, PKL, pengemis) yang begitu bar-bar, tak 
satupun di kritisi atau dilawan oleh PKS. itulah moralitas PKS; mengejar 
kekuasaan dan mencampakkan orang2 miskin.

4. soal PKI. hahaha....bagaimanapun sejarah mau menutupi, jejak kontribusi PKI 
dalam perjuangan kemerdekaan dan anti kolonialisme tetap berbekas dalam memori 
rakyat, termasuk kaum muda. PKI merupakan partai pertama yang mencantumkan 
mewujudkan indonesia merdeka dalam AD/ART-nya, PKI merupakan partai pertama 
yang memulai pemberontakan melawan kolonialisme di jaman modern--1926/27, PKI 
merupakan partai yang paling getol melawan kolonialisme---pembebasan irian 
barat, konfontasi dengan malaysia, nasionalisasi perusahaan asing 1957, dan 
menuntut pembatalan hasil KMB. PKS apa? PKS menikmati hasil perjuangan PRD 
melawan orde baru. ketika orde baru berkuasa, hanya PRD dan kaum muda radikal 
yang berani melawan kediktatoran orba, dengan pengorbanan kader-kadernya; 
diculik, dibunuh, dipukuli, dipenjara,dan lain-lain. PKS mana? KAMMI mana? 
dasar penipu!

dan terakhir, di bulan ramadhan ini PKS menyebar begitu spanduk, yang menurut 
saya menyesatkan; jangan ada lagi tetanggamu yang lapar (maaf kalau salah 
redaksi); ini seruan utopis! mana mungkin anda menyerukan seperti itu, tanpa 
melawan sistem kapitalisme yang mengajarkan kompetisi sosial demi akumulasi 
profit. seruan PKS persis dengan anjuran SBY--yang kaya membantu yang miskin. 
hey..PKS....kekayaan alam (minyak, gas, batubara, dll) kita dirampok oleh 
korporasi asing....itu masalahnya.

soal moral, pak ilmi, orang miskin itu lebih menghargai kemanusiaan, ketimbang 
lapisan klas menengah (yang jadi pendukung PKS).

Cukup kepalsuan,



--- Pada Sel, 23/9/08, Mohamad Ilmi Hussein <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: Mohamad Ilmi Hussein <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Kenapa PRD tidak bisa seperti PKS....? 
DISIPLIN DIRI.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 23 September, 2008, 8:35 AM











            Kang Noer



Jangan kebablasan lah

PKS bermodalkan kejujuran, kebersamaan,  ikhlas dan mengharap ridho Alloh,

sehingga sistem kaderisasi atau yang anda sebut jaringan itu dan gerak

politiknya berdasarkan ketaatan ini.



Dari aspek apa anda berani menyamakannya dengan PKI (kaderisasi tanpa lem

agama)

Ada kata ikhlasnyakah disana selain kepatuhan dan ketakutan serta impian

kedepan yang sangat panacea.



Tolong jangan disentuh itu (karena kita sepakat untuk terus tidak sepakat

dan hanya menyentuh kata sosialis, bukan PKI), ingat bahwa kata "bahaya

latent PKI" itu masih ada diotak saya dan orang-orang yang sepikiran dengan

saya, atau anda memang mencoba menghidupkannya.



Mudah2an rasa kagum saya kepada anda tidak berubah.



Ilmi

Ikhlas berada di lini depan kalau nantinya kita harus saling berhadapan



Kirim email ke