buat saja ketoprak baru
lakonnya "menyeret" hula-hula kepengadilan".
dan jangan lupa lakon ketoprak  " kuperpanjang masa bakti sang hakim
teman-ku"
setelah itu buat lakon baru juga, judulnya " si-hula-hula itu  tidak
bersalah"
kan beres bos ?
salambambangsulistomo



On Wed, Oct 1, 2008 at 9:05 PM, <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> PILAR POLITISnya etnis Batak yaitu 1) Somba marhula-hula; 2) Manat
> mardongan tubu; dan 3) Elek marboru.  Meski begitu, daripada satu pomparan
> marga Tseluruh keluarga besar/marga) menanggung malu akibat salah satu atau
> salah dua pilarnya yang berbuat salah maka akan diambillah rapat adat
> u/menyuruh si pembuat malu itu bertanggung jawab atas cencangan tangannya.
>  Hal ini didasarkan pemikiran bahwa Mula Jadi Nabolon (Tuhan Yang Maha
> Kuasa) menghendaki demikian demi menjaga keseimbangan alam.
>
> Itu jika sisi baik adat Batak masih dipegang loh.  Nah, jika yang dipakae
> malah 'Makulling do mudari' (darah lebih kental dibandingkan air), gimanE
> dong? :))
>
> Ai, botima.  Ueee, lugahon au, da alogo, mapaulakkon amangi tu hutani da
> inongi....  Sing, sing so.  Asing, sing so....
> (Gini deh.  (Kita nyanyi aja) Ueee, duhai angin, bawalah daku memulangkan
> bapak itu ke kampung ibunya....  Sing, sing so.  Asing, sing so....)
>
>
> ED

Kirim email ke