Nia Zulkarnaen (38) merasakan indahnya perbedaan. Ia merasakan
dukungan penuh selama menjalankan ibadah puasa ini dari mereka yang
bukan Muslim sekalipun.

”Ngapain kita saling memusuhi? Cari musuh itu dalam sedetik bisa.
Tapi, mencari sahabat kan tidak mudah. Karena itu, kami membiasakan
diri hidup dengan cinta, dan ini indahnya luar biasa,” ungkap pemain
film dan produser ini di sela acara penyerahan bingkisan untuk anak
panti asuhan oleh Grup Sinar Mas di Gedung BII, Jakarta, pekan lalu.

Sebaliknya, saat hari Natal tiba, Nia pun menghormati mereka yang
merayakannya. ”Ternyata perbedaan itu memang indah,” kata Nia.

Ia mengaku senang berada di dekat anak-anak panti asuhan. ”Saya diajak
guru mengaji, Pak Rasjid, untuk hadir dalam acara ini bersama anak
Panti Asuhan Al-Fatah, Bekasi. Selain itu, saya juga pelindung Panti
Asuhan Al-Aliyah, Tebet, Jakarta,” ceritanya.

Menurut Nia, rasa cintanya pada anak-anak panti asuhan itu datang dari
hati.

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/09/30/01272859/indahnya.perbedaan

”Orangtua memberi contoh, jika punya rezeki, bantulah anak-anak dari
keluarga tak mampu. Selama ada rezeki, kami akan berbagi,” kata Nia
yang bersama suaminya, Ari Sihasale, mendirikan rumah produksi Alenia
Pictures. (KSP)

 

Kirim email ke