benar, bung, sochib, kalou saja prabowo dan sutrisno bachir bikin percontohan pengelolahan dan pengelolaan sampah di beberapa kota, rasanya mereka bisa mendapatkan opini yang baik dari masyarakat, ketimbang dokapanya dikasih kepada teve. cuma repotnyaa, elite di nusantara ini lebih senanag nampang (betapa narsisnya mereka!) daripada memberikan contoh riil kepada masyarakat. halim hd.
--- On Thu, 10/2/08, sohibmachmud <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: sohibmachmud <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Mengubah Sampah Menjadi "Emas" To: [email protected] Date: Thursday, October 2, 2008, 11:17 PM ingat sampah saya ingat prabowo ketua asosiasi pedagang pasar sel. indonesia. apa hubungannya ? berapa uang yg dikeluarkan prabowo utk iklan nya di tv, media massa. kalau sutrisno bachir katanya 300 milyard, katakanlah prabowo 10 milyard. dengan uang 10 milyar prabowo sebetulnya bisa membuat 10 proyek percontohan pengolahan sampah pasar tradisonal menjadi pupuk. tidak perlu yg canggih, cukup pengolahan menjadi pupuk kompos tradisional saja. jika proyek tsb berhasil artinya jika pengolahan sampah itu bisa dibiayai dari penjualan pupuk maka dengan sendirinya promosi gratis bagi prabowo. media massa akan meliput karya prabowo. uangnya tidak hilang begitu saja tetapi menjadi monumen tersendiri, walaupun dia tidak terpilih menjadi presiden. promosi seperti ini mungkin lebih positif dari uangnya ditebar ke media massa. apalagi kalau setiap capres atau caleg mebuat promosi seperti ini, tentu mebuat kampanye lebih bermanfaat. sayang prabowo tidak didukung oleh tim yg kreatif. pesan saya utk prabowo : you are not smart as you think. sohib
