Kalo gitu nangkepnya akan lebih gampang lagi. Pejabat yang pake hape jadul, bisa langsung diduga korupsi. Kalo enggak, mau ngapain coba pake hape jadul segala? Bu Rima, kalau saya ngaku saja, saya ngefans sama Anda. Pikirannya jernih, orangnya tegas, nggak suka basa-basi. Sama kaya dr. Evi dan Bu Yuliati Soebeno. Kalo Anda bertiga jadi jaksa, nggak usah pakai studi ke AS pun udah bakal masuk kandang semua itu pejabat korup. manneke
--- On Tue, 10/14/08, rima salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: rima salim <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: 12 Jaksa Belajar Pemberantasan Korupsi di AS - pejabat cari hp jadul To: [email protected] Received: Tuesday, October 14, 2008, 3:21 AM Bukan karena aku ngefans Pak Manneke (hehehe) atau main manut aja (hehehe lagi), tapi aku paham dan setuju dengan pernyataan Pak Manneke bahwa:"Tujuannya supaya mereka terpacu membuktikan bahwa sangkaan itu salah semua, dan mereka ternyata bisa kerja dengan betul. Mereka memang punya tugas membuktikan itu. Kita sebagai rakyat tugasnya ya nanya terus, menggugat terus, nuntut terus. Ini sudah pembagian kerjanya." Kalau tidak tahu dia akan terus menerus dipantau oleh rakyatnya, ya...seperti dulu-dulu deh..., mereka maunya main hura-hura aja. Dan tugas rakyat memang mengawasi kerjanya pejabat petugas publik ya... Btw...., ada berita saat ini banyak pejabat-pejabat berburu hp jadul yang belum ada berbagai macam fasilitas canggihnya, alasannya supaya tidak bisa dilacak dan disadap oleh KPK. Hmmm....aksi dari bagian tidak mau dipantau kayaknya ya... Rima
