Kejaksaan AS termasuk sebagai kejaksaan yang paling galak di dunia, dan kalau sudah menguber calon terdakwa, nggak akan pernah berhenti. Masih ingat dulu Jaksa Kenneth Star, yang bikin hidup menjadi neraka buat Bill Clinton terkait dengan skandal Lewinski? � Tapi, agar bisa galak dan jitu, dia harus cerdas dan tahu banyak liku-liku kejahatan. Jadi, mungkin ada gunanya dipelajari. Asal porsi pelajaran nggak cuma 10% dibanding porsi pelesiran. Paling bagus ya setelah pulang semua jaksa yan dikirim ke AS itu disuruh bikin paper untuk memaparkan hasil belajarnya dan usulannya buat perbaikan kinerja kejaksaan RI. � Jika mereka mendapat jabatan atau pos tertentu, mereka juga harus dikasih target untuk menyelesaikan kasus-kasus yang ada di bawah wewenangnya secara memuaskan. � manneke
--- On Fri, 10/10/08, rima salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: rima salim <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] 12 Jaksa Belajar Pemberantasan Korupsi di AS To: [email protected] Received: Friday, October 10, 2008, 9:23 PM sistem hukum memang tidak sama tapi cara penyelidikan, penyidikan, penuntutan bisa dipelajari mungkin aja, jaksa mau mengubah sistem proses persidangan kita hahaha � rima
