saya sih tetep menyarankan pada anak saya untuk mengganti atau paling tidak sekali ikutan kursus atau ujiannya pengambilan SIM disana. tujuannya agar dia bisa mengetahui dengan benar aturan2 yang berlaku disana dan alhamdullilah sudah 3.thn lebih, tidak pernah ada masalah. seperti rekan Wenny tulis dibawah, tidak mengerti membaca rambu "give-way" terus main terabas aja ... wah ngeri juga kali ya ...
salam, djs ----- Original Message ---- From: Wenny <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, 22 October, 2008 7:07:57 Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] [Forum Pembaca KOMPAS] Australia Akui Penuh SIM Indonesia > Ada yang lebih hebat lagi Pak Bambang, ada teman saya seorang mahasiswa dr > Jakarta yg tidak bisa menyetir di Jakarta, belajar di Adelaide sini, > berhubung SIM Jakarta harus photo di tempat dengan alasan komputerisasi, > maka dengan bantuan teman mahasiswa lain dia bisa punya SIM Ambon > he...he...ada juga yang sudah siap-siap sebelum berangkat ke sini membuat > SIM padahal dia tidak bisa menyetir baru akan mau belajar sesudah sampai > disini. > Sebenernya kalau kita ikut prosedur resmi pengambilan SIM (terutama > Jakarta & Depok yg saya tahu), ya sama saja mulai dari cek kesehatan, > mata, telinga de el el, test tertulis , kemudian test praktik, tapiiiiiiii > semua bisa di skip asal bayar he..he..Terakhir saya perpanjang SIM > bersama-sama adik saya di Depok, berhubung saya resmi SIM masih berlaku > belum kadaluarsa, tidak test apa-apa biaya sekitar 125 ribu kalau tidak > salah, sedangkan adik saya SIM kadal seharusnya kembali proses dari awal > seperti SIM baru, tapi berhubung dia tidak se "naif" kakaknya dia memilih > jalan pintas dengan membayar 700 ribu. > Balik lagi soal SIM Indonesia , di Adelaide sini, setahu saya, jika visa > yang dimiliki adalah visa kunjungan, student, working visa, dan SIM masih > berlaku, SIM Indonesia memang diakui penuh, kecuali bila visa berubah > menjadi PR, harus mengambil SIM sini, ngga tau kalau di Sydney > peraturannya lain. Kemudian untuk translate, selain bisa menggunakan > translater resmi yang ada biayanya, untuk sementara biasa mengunjungi > community council masing-masing untuk translate dam meminta stempel > pengesahan, gratis. > Ada cerita, berhubung seorang teman punya SIM A, tapi tidak mengerti > membaca rambu give way, jadi dia main terabas saja, dengan telak di tabrak > dari samping. Ada juga seorang teman mempunyai SIM C kemudian membawa > mobil disini, distop polisi kemudian dia mengaku bahwa SIM C itu untuk > kendaraan roda 4 he..he...polisi membiarkan dia lewat, mungkin pikir > polisi sama dengan di Oz SIM C itu buat rodak 4, lucky him...he..he. . > > salam > --wenny-- [Non-text portions of this message have been removed]
