Kalau sampai PHK, apakah ada jaminan dari pemerintah ? Selama ini karyawan 
ASTRO telah membayar pajak.
�
Salam
�
Hendra Wijana
�
http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/28/15484361/tak.ada.kerjaan.karyawan.astro.bingung
�
�
Tak Ada Kerjaan, Karyawan Astro Bingung











Astro Ucapkan Selamat Tinggal/KompasTV

Artikel Terkait:

Astro Belum Bisa Bayar Refund
Depkominfo Panggil PT DV Soal Berhentinya Siaran Astro
BERITA FOTO: Siaran Astro Terhenti
Astro Kembalikan Uang Pelanggan
Astro Akhirnya Berhenti Siaran


Selasa, 28 Oktober 2008 | 15:48 WIB

JAKARTA, SELASA - Karyawan PT Direct Vision (PTDV) bingung. Semenjak Astro 
Indonesia berhenti tayang, mereka kini tidak memiliki aktivitas dalam pekerjaan 
mereka.
Dalam jumpa pers di kantor PTDV di Jakarta, Selasa (28/10), Vice President 
Corporate Affair Abdul Halim Mahfudz menjelaskan, pihaknya kini menunggu 
keputusan dari pemegang saham soal kelangsungan kerja karyawan.
Namun, hingga saat ini dua pemegang saham PTDV yakni PT Ayunda Prima Mitra dan 
PT Silver Concord belum memberikan penjelasan apa pun terhadap para karyawan 
PTDV. Sejak penghentian siaran Astro pada 19 September 2008 pukul 24.00 WIB, 
hingga kini para karyawan PTDV baru sekali bertemu dengan pemilik saham, yakni 
pada 20 Oktober 2008 atau satu hari setelah siaran Astro berhenti.
Namun, pertemuan itu tidak membahas detil mengenai kelangsungan kerja karyawan. 
"Persis setelah Astro mati, kita diberi tahu oleh salah satu direktur PT Ayunda 
bahwa kita tidak akan tutup. PTDV akan terus berjalan meski sudah tidak 
memiliki produk lagi (siaran Astro, Red)," kata Abdul Halim didampingi sejumlah 
karyawan PTDV.
Karena itulah, karyawan PTDV saat merasa bingung. Mereka mengaku tetap masuk 
kantor sesuai jam kerja, tapi secara teknis tidak ada hal yang bisa mereka 
lakukan lagi. "Yah... Paling-paling cuma cek e-mail dan browsing aja," kata 
salah satu karyawan tanpa mau disebutkan namanya.
Hingga Oktober 2008, para karyawan mengaku masih mendapatkan gaji penuh sesuai 
pekerjaannya masing-masing. Namun, mereka mengaku tidak tahu apa yang akan 
terjadi dan apa yang akan mereka lakukan jika kondisi seperti ini terus 
berlanjut.
Berdasarkan keterangan dari Abdul Halim, jumlah karyawan tetap PTDV di seluruh 
cabang di Indonesia mencapai 311 orang, sementara tenaga outsource kira-kira 
mencapai 1.300 orang.
Jumlah ini belum termasuk dengan karyawan tidak langsung yang jumlahnya 
mencapai 4.000 orang. Meski demikian, PTDV tetap berusaha memenuhi kewajiban 
mereka yakni memberikan penjelasan kepada para pelanggan yang mencapai 98.000 
orang tentang penutupan Astro."Satu karyawan diberi tugas menghubungi 40 
pelanggan," kata Abdul Halim.
Dalam ketidakpastian, karyawan meminta penjelasan mengenai pemenuhan hak-hak 
mereka. Mereka juga ingin tahu apa yang akan dilakukan jika pemegang saham 
tetap meneruskan usaha PTDV.
Laksono Hari Wiwoho





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke