Gak mungkin lah pak Agust. Yang satu sarat primordial tradisional dan menikmatinya, lalu yang satu lagu menerima primordial sbg kenyataan masyarakat tapi ingin dirubahnya. Dan dua-duanya kopig.... (bertahan pada prinsip). Begitulah kedekatan saya dengan keduanya selama ini.
Biarkan sajalah mereka bertarung, kita uji aja siapa di antara mereka yang benar-benar peduli pada rakyatnya. Toh masih sembilan bulan lagi kita masih leluasa untuk memilih yang lebih baik buat kita. salam, robama. --- In [email protected], "August Parengkuan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bagaimana kalau keduanya menjadi satu paket? Mbak Mega Presiden, Sultan > Wakil Presiden. Lalu mereka mengisi kabinetnya dengan orang-orang yang > menguasai bidangnya. Team ekonomi yang kuat, tak soal berasal dari partai > tapi ahli dalam bidangnya.
