Amerika telah membuat lompatan maju dengan memilih presiden afro-american pertama. Sebaliknya di Indonesia, melangkah mundur dengan memaksakan UU 'porno' yang sarat kepentingan kelompok tertentu dengan mengorbankan mayoritas rakyat.
Oh ya, kalau ada yang menganggap kekuatiran publik akan UU yang porno ini hanyalah sebuah ilusi, mungkin novel grafis Persepolis karya Marjene Satrapi bisa menjadi referensi bagaimana kira-kira piciknya wajah kehidupan Indonesia pasca UU ini. Naudzubillah. Regards, Imam 2008/11/5 Gadis Arivia <[EMAIL PROTECTED]> > Barack Obama pada waktu pukul 11:00 malam waktu Maryland, dinyatakan > sebagai > presiden Amerika keturunan Afrika-Amerika yang pertama di AS. Komentator TV > menyatakan bahwa Amerika berhasil mendobrak mitos kekuasaan "kulit putih" > dan berani mengambil langkah berbeda, langkah yang membawa sejarah baru > bagi > negaranya. Inilah negara menurut mereka yang memungkinkan segala > posibilitas, harapan dan imajinasi baru.... > > gadis arivia. > [Non-text portions of this message have been removed]
