Dear Kawan-kawan yang masih punya nurani kemanusiaan dan kerakyatan,
Tulisan KK tersebut kemarin sudah saya tanggapi melalui FPK, namun sampai jam 
ini hari ini belum muncul. Sikap KK membuktikan betapa dia sebagai penyandang 
gelar ilmiah tataran yang paling tinggi di dunia sangat konsisiten menyuarakan 
suara Bendoro Juragan. Pokoknya La[pindo Bakrie Yang Benar! Sungguh sangat 
menyedihkan! Salam perjuangan Tjuk KS

--- Pada Jum, 7/11/08, DirOK PT LAPI ITB <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: DirOK PT LAPI ITB <[EMAIL PROTECTED]>

Pak Rudi,
ada Postingan  Kusmayanto K (Menteristek) di milis  Forum-Pembaca- KOMPAS.

==========
Dahulu kala voting suka juga  dilakukan dalam ranah ilmiah.
Ingat bagaimana Galileo dipenjarakan karena  hasil voting?
Idem ditto dengan Socrates yang akhirnya minum racun menahan  malu.

Baru-baru ini ada juga voting walaupun tidak dalam sidang ilmiah  alias
hanya penetepan kategori, yaitu saat penetapan satus Pluto  sebagai
planet.

Kini di dunia ilmu dipegang teguh pendapat bahwa  sebuah teori dipandang
benar selama belum ada teori baru yang lebih benar  atau menyalahkan
teori yang lama dengan bukti-bukti yang sahih (valid)  !

I love Monday,
KK
=========


Rekan, Saya sudah sampaikan dalam millis  sebelumnya bahwa, diskusi yang sudah 
2 tahun lebih tentang PENYEBAB semburan ini  sudah berlangsung, dan seperti 
kita ketahui di Indonesia saja terpecah yang  mengkerucut pada penyebab akibat 
GEMPA dan akibat PEMBORAN, begitu pula para  ahli asing yang mengikuti terus 
perkembangan ilmu pengetahuan dengan seksama  dari Kazsthan, Rusia, Jepang, 
Eropa, Amerika, Australia, dll. Baik melalui  seminar-seminar, pertemuan ilmiah 
atau hanya diskusi lewat email.  Kemarin AAPG yang kebetulan  bertemu di Cape 
Town merupakan titik puncak diskusi yang panjang dimana seminggu  sebelumnya 
dilakukan diskusi pendahuluan di London yang diistilahkan “Dry Run”  kata 
moderator dari Autralia itu. Ternyata memang diskusinya sangat dalam dan  
detail dengan waktu yang cukup lama, rentang diskusi saja bisa sampai satu jam  
lebih, padahal biasanya Cuma 10-15 menit saja, dengan penanya tidak kurang dari 
 20an.  Moderator
 melihat adanya 4  pemikiran yang bisa ditangkap, yaitu yang meyakini akibat 
GEMPA, akibat  PEMBORAN, akibat KOMBINASI pemboran dan gempa, dan yang 
memandang Data  INCONCLUSIVE. Kemudian sang moderator minta para peserta 
mengangkat tangan siapa  yang bersetuju dengan salah satu pemikiran tersebut, 
dan ternyata 3 saja yang  memilih gempa, 42 memilih pemboran, 13 memilih 
kombinas, dan 16 memilih  inconclusive.  Tidak ada kesimpulan yang ditarik  
oleh sang moderator, dia hanya mengucapkan terimaksih atas kehadiran dan  
diskusinya yang hangat serta pemikiran dan debatnya, serta pertemuan ini 
sebagai  pertemuan penutup setelah kita mendiskusikan dengan sangat panjang 
kasus  semburan di Indonesia  itu.  Biarlah kita hormati bagaimanapun  proses 
yang terjadi di AAPG, tinggal sikap kita mau mendengarkan mereka atau  tidak, 
toh tidak ada paksaan, jadi tidak perlu diributkan tentang voting begitu  pula 
hasilnya, hanya kita yang bisa menyipulkan
 sendiri. Salam,Rudi  Rubiandini R.S. ----- Original Message ----- From:    
subagyo    sh To: forum-pembaca- [EMAIL PROTECTED] ps.com    ; Media Jatim ; 
media-jakarta@ yahoogroups. com    ; bencananegara@ yahoogroups. com    ; kkn 
watch ; Energi    Fosil ; Rudi R.R.S. ; salahuddin wahid Sent: Friday, November 
07, 2008 6:02    AMSubject: [bencananegara] Pembunuhan    Karakter Ahli Lapindo?
Di bawah ini saya posting tulisan DR. Agus Guntoro, salah          satu ahli 
teknik geologi yang diminta Lapindo menjadi ahli di seminar          dan di 
pengadilan dalam menghadapi gugatan WALHI serta perkara pidana          lumpur 
Lapindo.

Jarang mereka muncul menanggapi 'serangan' pihak          kontraLapindo melalui 
milis. Tapi koran Media Indonesia secara rutin          memuat artikel mereka, 
termasuk artikel ahli Bambang P Istadi yang juga          dipakai Lapindo di 
Pengadilan dan di perkara pidananya.

Barangkali ada yang          menanggapinya?

Subagyo

Kirim email ke