BANGSA ORTU CENGENG.
Kalau mau mengukur kecengengan suatu bangsa, tengoklah berapa sering digunakan kata KASIHAN, kasihan ini, kasihan itu, kasihan anak2 harus bangun pagi, kasihan jalanan macet, kasihan dia agak sakitan, kasihan dia belum sarapan, kasihan bapaknya jarang ketemu anak, ..dan beribu-ribu kasihan yang lain. Kalau diperhatikan, orang2 kita pra modal asing masuk berlomba mengelola kekayaan bumi Indonesia, kata KASIHAN itu sangat jarang dipakai. Apalagi dizaman pra kemerdekaan de facto. Para pejuang, biar berdarah-darah DENGAN SEGALA PENGORBANANNYA,tidak menyebut-nyebut kassian..aduuh kassian.aduh kassian..tak bisa terbang sayapnya luka (lagu anak2)..aduh ini.aduh itu..SEJAK KECIL DIAJARKAN MENGADUH Bagaimana kita bisa menjadi bangsa kuat kalau teruus minta dikasihani dan mencari-cari alasan untuk dikasihani? SALAM&SORI, Opung [Non-text portions of this message have been removed]
