Mas, Ok, tolong jangan di generalisir seluruh anak kondisinya sama seperti anak anda.
Sudah setahun anak saya mengkonsumsi puyer utk TB yang nota bene anda katakan tidak ada bentuk syrupnya. Masih syukur dia tergolong gampang meminum obat(alias tidak perlu meronta2 dalam setiap hari pemberiannya) Terus, memang dengan dibuatkan obat generik-nya lalu bisa diberikan tanpa di gerus (puyer) begitu? Nah kalau anaknya termasuk yang susah menelan obat bagaimana? apalagi dengan jangka waktu pengobatan yg lama bagaimana? Apa anda/istri anda kuat menyaksikan seorang anak harus meronta2 tiap kali di beri PIL/TABLET? sebenernya saya termasuk orang yang tidak suka memberikan obat ke anak jika memang terpaksa. Tetapi ternyata dengan ketahanan tubuhnya yang berbeda, dia tidak mampu sembuh dari batuk pilek demam dalam 2 hari!! Anda TEGA????? begadang tiap malam karena dia tidak bisa tidur??? Belum lagi ketika berat badannya juga masih di bawah rata2. Sekedar mengingatkan, karena kejadian seperti ini bukan cuma terjadi pada anak saya saja tapi juga banyak teman2 dan saudara2 saya yang mengalami. Jadi jangan dengan enteng bilang seminggu sembuh! OK mungkin bisa sembuh, tapi berat badannya turun lebih banyak dan lebih cepat dibanding dari proses naiknya. Apa komentar anda kalau sebulan cuma naik 100gr? Padahal gizi dan asupan makanannya cukup banyak??? Tolong dijelaskan atau beri saya solusi yang lebih rasional! trimakasih, agnes --- On Tue, 2/17/09, ghozan_gmail <[email protected]> wrote: From: ghozan_gmail <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Puyer masih perlu digunakan To: [email protected] Date: Tuesday, February 17, 2009, 2:38 PM tidak semua berati tdk ada kan.... yg tidak ada sependek yg saya tahu sediaan syrup utk TB dan HIV. oleh karena itu kita dorong pemerintah utk membuat lebih banyak lagi obat generik.... dan..dan.... .. 80% penyakit anak2 adalah commond cold...bat pil diare....self limiting disease..... hanya saja terkadang kita maunya cepat sembuh. sekedar berbagi saja : syukur alhamdulillah. ...dengan menganut azaz EBM dan belajar guideline... ini bukan anak saya saja..saya kira banyak yg mengalaminya. ...wong panduan internasional. .....syukur alhamdulillah karena jarang bersentuhan dengan obat2an...ketika terjadi batpildem... .cukup 1 hari..paling lama 2 hari fdah pecicilan lagi. tanpa paracetamol. .tanpa puyer..... gunakan obat secara bijak. memang yg paling susah nemu niatnya salam rational, http://puyer. wordpress. com
