Ibu Kiki betul !
Polisi seharusnya memiliki kewibawaan yang berbeda dibandingkan penegak hukum 
lainnya. Kalau saya tidak salah, Motto mereka adalah : MELINDUNGI DAN MENGAYOMI.
Kalau disimak dari cerita anda, sejak awal, sang polisi TIDAK bertindak 
MELINDUNGI DAN MENGAYOMI. Setiap pekerjaan ada resiko dan konsekuensinya. Tapi 
sebagai Pelindung dan Pengayom, dibutuhkan mental dan psikologis yang siap dan 
luwes dalam menghadapi berbagai macam karakter manusia. Kisah anda menunjukkan 
bahwa sang polisi tidak siap secara mental dan psikologis untuk menjadi POLISI.
Saya juga setuju dengan pernyataan sebelumnya, jangan sampai ulah 1 orang, 
rusak susu sebelanga... Jadi sebenarnya, ini hanya oknum saja.
Mungkin pertanyaan saya sederhana saja, polisi yang masih muda saja sudah tidak 
menjadi Pelindung dan Pengayom, Lalu bagaimana sebenarnya Pola Pendidikan 
Akpol? Apakah mutu dan kualitas tetap sama atau ada yang berubah dan itu malah 
menjadi nilai pengurang dari keseluruhan materi pengajaran?
 
Semoga inipun menjadi refleksi.
 
Salam,

--- Pada Rab, 8/4/09, Hendra Farhadiansyah <[email protected]> menulis:


Dari: Hendra Farhadiansyah <[email protected]>
Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kalau besar jangan jadi polisi ya Nak...
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 8 April, 2009, 3:12 PM






Kalau melihat realita yang ada sekarang ini memang ada aparat penegak hukum 
yang berperilaku seperti itu tapi kita juga harus melihat dari kacamata aparat 
itu sendiri. Mereka melakukan "perilaku" tersebut pasti ada sebabnya. Dengan 
melihat wilayah kerjanya di area kemacetan pasti seorang aparat yang begitu 
"sabar" pun akan terbawa dengan kondisi hiruk pikuk macet tersebut. Jadi kita 
jangan menyamaratakan semua karena perbuatan seseorang yang dianggap negatif 
tersebut. Terima Kasih

----- Original Message -----
From: Jhony Bram
To: Forum-Pembaca- kom...@yahoogrou ps.com
Sent: Wednesday, April 08, 2009 12:31 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca- KOMPAS] Kalau besar jangan jadi polisi ya Nak....

Kalau ibu kiki tdk terima polisi memberikan contoh buruk didepan anak ibu, maka 
sebaiknya ibu tdk perlu juga memberikan contoh buruk terhadap anak ibu dengan 
berhenti ditengah jalur yg salah.
Salam Damai

Kirim email ke