Apa yang dikatakan Ibu Kiki ini menarik sekali.

Ibu Kiki meminta Pak Johnny untuk tidak menghakimi beliau karena Bapak Johnny 
tidak ada di sana, sehingga Bapak Johnny salah menarik kesimpulan.

Dengan memakai logika yang Ibu pakai, kalau begitu saya bisa juga bilang kepada 
yang menyalahkan polisi,

"Don't judge the police as you were not there and please don't jump into the 
wrong conclusion..."

Tetapi kalau saya melihat apa yg Ibu Kiki tulis di awal posting tsb, yang saya 
kutipkan di sini:

----------
Setelah melewati kantor walikota Jakarta Selatan, saya berniat belok ke arah 
jl. Bank tapi ternyata jalan ditutup karena banjir. Jadi saya lanjut menuju 
Prapanca untuk berbelok ke jl. Kemang Raya. Sebelum Hotel Prapanca, saya 
menyalakan sen kiri untuk minta pindah jalur dari kanan ke kiri. Tapi sulit 
sekali sampai mobil di depan saya (jalur kanan) sudah habis karena lampu ke 
arah arteri sudah hijau. Saya tidak mungkin terus ke Arteri yang sangat macet, 
jam berapa saya akan sampai rumah, kasian anak saya. Jadi saya tetap berniat 
pindah lajur kiri.
---------

Ibu Kiki berada di jalur yang salah ketika beliau mau pindah jalur. Ini 
kesimpulan yang saya dapat dari tulisan Ibu di atas. Apalagi Ibu juga menulis:

"Kalau mau tilang saya silahkan, tapi ngomong yang sopan Pak, di sini ada anak 
kecil.."

Ibu Kiki bersedia ditilang. APakah ini menunjukkan bahwa Bu Kiki mengakui bahwa 
beliau salah, lepas dari upayanya untuk sampai di rumah lebih cepat?

Kalau memang demikian adanya, mestinya Ibu Kiki tidak bersikar untuk pindah 
jalur yang jelas-jelas salah. Alasan Ibu Kiki dapat dibenarkan, tentu saja 
dengan logika Ibu Kiki sendiri. Tetapi bagaimana alau kesemuanya bertindak 
seperti itu? Apakah tidak akan kacau?

Mungkin menurut pendapat Ibu Kiki, apa yang dilakukannya bisa dibenarkan. 
Tetapi cobalah Ibu Kiki melihat posisi polisi tsb. Mungkin Ibu Kikilah yang 
salah.

Mungkin akan lebih baik jika polisi yang dimaksud itu juga anggota FPK, 
sehingga kita bisa melihat kejadian ini dari dua sisi. tidak dari sisi Ibu Kiki 
saja.

Andreas.
 


--- In [email protected], Kiki Soewarso <kikisoewa...@...> 
wrote:
>
> Don't judge me as you were not there and please don't jumped into the wrong 
> conclusion...
> 
> peace...
> 
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Jhony Bram <jhonyb...@...>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, April 8, 2009 12:31:40 PM
> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kalau besar jangan jadi polisi ya Nak...
> 
> 
> Kalau ibu kiki tdk terima polisi memberikan contoh buruk didepan anak ibu, 
> maka sebaiknya ibu tdk perlu juga memberikan contoh buruk terhadap anak ibu 
> dengan berhenti ditengah jalur yg salah.
> Salam Damai
>


Kirim email ke