Pak Indra,

Beberapa buku terbitan China yg saya telah baca termasuk yg dipublikasikan oleh 
secara resmi oleh pemerintah tersebut, semuanya menulis "China" pake "h" alias 
tidak pernah mereka menulis "Cina" tanpa "h".
Pertanyaannya, Apakah selama ini memang ada sdh kesepakatan utk merubah nama 
negara tersebut dengan menulis "Cina" tanpa pake "h".
Soal bagaimana pengucapannya, sy tdk menanggapinya.

Salam
Jim




________________________________
From: Indradya SP <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]
Sent: Sunday, May 24, 2009 7:14:47 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] CINA, CHINA, atau CHAINA????





Mumpung topik bahasa sedang hangat dibicarakan, saya ingin menanyakan sesuatu 
kepada rekan-rekan sekalian. Sudah beberapa lama ini, Metro TV (entah bagaimana 
stasiun-stasiun TV lain) melafalkan negara asal pebulutangkis Lin Dan, China, 
dengan pengucapan "Chaina", padahal si pembawa berita sedang berbicara dengan 
bahasa Indonesia. Saya jadi bertanya-tanya: kalau memang sudah ada konsensus 
bahwa menulis nama negara itu China (dengan huruf "H"), apakah melafalkannya 
juga harus secara Inggris (Chaina)? Tapi, kalau memang seperti itu penulisannya 
(China), bukankah pengucapan secara Indonesia seharusnya  adalah  "Cina" atau  
"China" dan bukannya  "Chaina"?  Kalaupun pengucapannya "Chaina", bukankah 
seharusnya  penulisannya secara Indonesia adalah "Chaina"? Dalam beberapa 
kesempatan, SBY pun sering melafalkan China/Cina dengan "Chaina". Setahu saya, 
dalam bahasa Indonesia, tidak ada nama negara yang diucapkan dengan lafal 
Inggris. Inggris tidak pernah
disebut Inglen, Prancis tidak pernah dilafalkan Frens, Italia tidak pernah 
menjadi Iteli, Belanda tidak pernah diucapkan sebagai Nederlen atau Holen, 
Rusia dan bukan Rasya, dsb. Hanya "Chaina" yang mengalami nasib aneh ini.

Ada yang paham tentang ini?

Kirim email ke