Masa inkubasi virus gondongan (mumps) adalah 15 hari sampai 45 hari sejak 
transmisi. Tidak tiba-tiba muncul tanpa aba-aba. Kenapa dokter tak mampu 
melihat simptomnya? Padahal tes darah dan urine harusnya bisa membantu 
mendeteksi. 
 
Ada dokter yang bisa bantu saya klarifikasi hal-hal tersebut? Mungkin dr. Evi 
dan dr. Kartono?
 
manneke

--- On Wed, 6/3/09, Agus Hamonangan <[email protected]> wrote:


From: Agus Hamonangan <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RS Omni Klarifikasi Tuduhan Prita
To: [email protected]
Received: Wednesday, June 3, 2009, 10:40 AM








http://megapolitan. kompas.com/ read/xml/ 2009/06/03/ 16571030/ 
rs.omni.klarifik asi.tuduhan. prita

TANGERANG, KOMPAS.com — RS Omni Internasional membantah tuduhan telah melakukan 
penipuan dan malapraktik yang telah dikatakan oleh Prita Mulyasari di media 
massa.

"Pemberitaan tersebut tidak benar dan tidak berdasar hukum," kata dr Bina 
Ratna, Direktur RS Omni saat jumpa pers di RS Omni, Tangerang, Rabu (3/5).

Ia mengatakan, tindakan medis yang dilakukan sudah sesuai dengan standar 
operasional prosedur dan Komite Etik telah menyatakan tidak adanya pelanggaran 
etik kedokteran.

Tentang kronologis kejadian, dr Bina menjelaskan, Prita datang ke UGD pada 7 
Agustus 2008 sekitar pukul 20.30 dengan keluhan panas selama tiga hari, sakit 
kepala berat, mual dan muntah, sakit tenggorokan, tidak BAB selama tiga hari, 
dan tidak nafsu makan. Menurutnya, itu merupakan gejala DBD atau tifus.

Ia mengatakan, berdasarkan keluhan tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan 
umum dan pemeriksaan darah. Dari hasil pemeriksaan darah awal, trombosit tidak 
layak baca karena banyak gumpalan darah sehingga diperlukan pengambilan darah 
ulang.

"Kami meminta persetujuan kepada Prita untuk pemeriksaan darah ulang dan dia 
setuju," katanya. Selanjutnya, kata dr Bina, karena kondisi Prita yang lemah, 
pihak RS menyarankan untuk dirawat dan kemudian dipasangi cairan infus.

"Keesokan harinya, hasil tes darah kedua keluar yang menunjukkan jumlah 
trombosit 181.000/ul dan kemudian dilakukan terapi," ucapnya.

Kemudian, Bina melanjutkan, sekitar empat hari dirawat dan dilakukan terapi, 
gejala awal yang dikeluhkan sudah berkurang, tetapi ditemukan sejenis virus 
gondongan yang menyebabkan terlihat membengkak pada leher.

"Setelah diketahui adanya penyakit gondongan tersebut, tanggal 12 Agustus, 
Prita malah izin pulang dan sebelum pulang dia mengisi form suggestion karena 
tidak puas dengan pelayanan rumah sakit," kata Bina.

Ia menambahkan, Prita bukan hanya mengisi form suggestion, tetapi juga membuat 
surat lewat e-mail dan situs dengan judul "Penipuan OMNI Internasional Hospital 
Alam Sutera Tanggerang", yang kemudian disebarluaskan ke berbagai alamat e-mail.

"Itu sangat merugikan kami," ungkapnya.

Soal tuduhan Prita bahwa RS Omni tidak mau mengeluarkan hasil tes darah yang 
pertama, pihak OMNI berdalih hal tersebut tidak diperkenankan karena hasilnya 
memang tidak valid. RS OMNI hanya bersedia memberikan hasil lab kedua yang 
menjadi dasar penanganan keluhan Prita.

C8-09 

















      __________________________________________________________________
Make your browsing faster, safer, and easier with the new Internet Explorer® 8. 
Optimized for Yahoo! Get it Now for Free! at 
http://downloads.yahoo.com/ca/internetexplorer/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke