PERNYATAAN SIKAP
PERHIMPUNAN RAKYAT PEKERJA
No
: 086/PS/KP-PRP/e/VI/09
Tentang
dukungan terhadap sikap LBH Jakarta
dalam
menolak kehadiran Boediono
Salam
rakyat pekerja,
Masa
kampanye capres-cawapres menjelang Pemilu 2009 kali ini telah
dimulai. Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres)
kemudian berlomba-lomba untuk mencari simpati rakyat dan popularitas
agar rakyat memilih mereka dalam pemilihan presiden di bulan Juli.
Beberapa pernyataan dan program dilontarkan oleh ketiga pasangan,
seolah-olah hanya mereka lah yang paling berpihak kepada rakyat
Indonesia.
Namun
kita tahu, dari ketiga pasangan capres-cawapres ini, tidak satupun
yang memiliki tindakan konkrit dalam mensejahterakan rakyat Indonesia
ketika mereka diberi kesempatan untuk terlibat dalam kekuasaan.
Bahkan keterlibatan mereka semasa mereka berada dalam lingkaran
kekuasaan, cenderung menyengsarakan rakyat, merugikan rakyat, dan
melanggar hak azasi rakyat.
Yayasan
Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sebagai salah satu lembaga
swadaya masyarakat bagi advokasi hukum dan HAM yang tertua di
Indonesia, tentunya telah mengetahui sepak terjang dari ketiga
pasangan capres-cawapres ini. Namun sayangnya, dalam peresmian salah
satu ruangan di gedung YLBHI, YLBHI mengundang Boediono (salah satu
pasangan capres-cawapres) untuk meresmikannya. Bahkan Boediono
diberikan kesempatan untuk memaparkan visi misinya secara eksklusif.
Tentu saja tidak salah kiranya, jika rakyat Indonesia beranggapan
bahwa ini merupakan bentuk dukungan YLBHI kepada salah satu pasangan
capres-cawapres pada saat pemilihan presiden nantinya, khususnya
kepada pasangan SBY-Boediono.
LBH
Jakarta, sebagai salah satu organisasi cabang dari YLBHI, telah
melakukan protes terhadap tindakan YLBHI mengenai kehadiran Boediono.
Alasan LBH Jakarta menolak kehadiran Boediono karena tidak memberikan
porsi yang seimbang dengan pasangan capres-cawapres yang lainnya.
Selain itu, LBH Jakarta berupaya menjaga independesi dan netralitas
YLBHI serta LBH Jakarta dalam pemilihan presiden kali ini.
Untuk
itu kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) mendukung sepenuhnya
pernyataan LBH Jakarta dalam menjaga nilai-nilai independensi dan
netralitas YLBHI. Mengingat YLBHI merupakan sebuah lembaga advokasi
hukum dan HAM serta sangat dekat perjuangannya selama ini dengan
rakyat yang tertindas.
Selain
itu, ketiga pasangan capres-cawapres ini juga memiliki kontribusi
terhadap berlarut-larutnya penuntasan kasus pelanggaran HAM di
Indonesia. Tidak terselesaikannya kasus-kasus pelanggaran HAM masa
lalu di Indonesia, jelas dapat dilihat dari tidak adanya kemauan
politik dari pemeritahan-pemeritahan masa lalu dan saat ini untuk
menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM tersebut. Selain itu,
beberapa calon tersebut terindikasi sebagai pelanggar HAM masa lalu,
dan sampai saat ini belum pernah dihukum atau diadili oleh Negara.
Untuk
itu juga, kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) menyatakan
sikap:
Mendukung
penuh penolakan LBH Jakarta atas kehadiran Boediono untuk pemaparan
visi misi SBY-Boediono di gedung LBH/YLBHI. Karena jelas bahwa
LBH/YLBHI merupakan sebuah lembaga advokasi yang sangat diharapkan
untuk mendorong penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM. Untuk itu,
LBH/YLBHI jangan sampai terjebak dalam kepentingan politik praktis
yang dimanfaatkan oleh salah satu pasangan capres-cawapres.
LBH/YLBHI
harus tetap menuntut pengusutan kasus-kasus pelanggaran HAM masa
lalu, termasuk menggugat SBY-JK karena tidak memiliki komitmen untuk
menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM di masa kepemimpinannya.
Menolak
elit-elit politik yang terindikasi melanggar HAM untuk maju sebagai
Calon Presiden maupun Calon Wakil Presiden RI mendatang.
Jakarta,
5 Juni 2009
Komite
Pusat
Perhimpunan
Rakyat Pekerja
(KP-PRP)
Ketua Nasional
Sekretaris Jenderal
ttd.
(Anwar Ma'ruf)
ttd.
(Rendro Prayogo)
#yiv1757205174 #yiv935537956 _filtered {margin:0.79in;}#yiv1757205174
#yiv935537956 P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati
Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun PartaiĀ Kelas Pekerja!
Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat
Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: [email protected] / [email protected] / [email protected]
Website: www.prp-indonesia.org
[Non-text portions of this message have been removed]