Bung Mula, kasihan karena ulasan Anda terlalu panjang, dan lebih kasihan lagi karena jauh banget dari hasil factual SIARAN LANGSUNG yang kami rakyat Indonesia nonton di TV2 Indonesia. Youtube mungkin sudah editan...
wassalam, Berthy B Rahawarin [email protected] Quo res cumque cadunt, semper stat linea recta. (Apa pun yang terjadi, senantiasa berdiri di garis lurus.) --- On Mon, 7/20/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Saya Memberi Nilai Sembilan Terhadap Pernyataan Presiden SBY To: [email protected] Date: Monday, July 20, 2009, 5:45 PM Bang Mula, Maaf, saya tidak setuju dengan pendapat Anda. Wass, Budi Shambazy Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sun, 19 Jul 2009 22:18:00 To: <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Saya Memberi Nilai Sembilan Terhadap Pernyataan Presiden SBY Kalau Presiden SBY, yang selama ini terkenal santun dan sangat berhati-hati dalam berbicara, sampai mengeluarkan kata-kata seperti dalam pernyataannya Jumat, 17 Juli 2009 yang lalu, maka hal itu tentu sudah diperhitungkannya benar. Kita bahkan bisa melihat bahwa pernyataan itu diucapkan berdasarkan sebuah teks tertulis. Oleh karena itu pernyataan tersebut boleh dikatakan "hati-hati bin hati-hati" atau "he mean it". [Non-text portions of this message have been removed]
