http://www.kompas.com/read//xml/2009/07/23/16055544



JAKARTA, KOMPAS.com — Menyusul dugaan pelaku bom bunuh diri JW Marriott 
menggunakan kartu tanda penduduk (KTP), Pemerintah DKI Jakarta mengimbau agar 
warga DKI memastikan bahwa KTP yang mereka pegang asli. Sekretaris Daerah 
Provinsi DKI Jakarta Muhayat mengatakan, penyakit warga Jakarta adalah selalu 
menitipkan pengurusan KTP ke orang lain.

"Akibatnya, banyak yang tidak menyadari KTP yang mereka pegang palsu. Tanda 
tangan lurah saja bisa dipalsukan. Jadi, silakan pastikan KTP Anda tercatat di 
Dinas Kependudukan," ujar Muhayat kepada para wartawan, Kamis (23/7) di Jakarta.

Muhayat mengatakan, dirinya tidak memiliki data KTP palsu. Namun, sebagai 
gambaran, jumlah pemegang KTP palsu Jakarta tahun lalu berkisar antara 
50.000-100.000. Saat ini, Dinas Kependudukan DKI Jakarta tengah 
mempertimbangkan untuk melakukan razia KTP di Jakarta. "Nanti, jika yang 
kedapatan memiliki KTP palsu, yang bersangkutan akan dipulangkan ke daerah 
masing-masing," ujarnya.


HIN 

Kirim email ke