mBak Indri,
 
Kita akhirnya ribut soal yang tidak fokus pada penanganan Teroris Bom karena 
SBY sebagai Presiden RI telah membuat pernyataan yang jauh menyimpang dari 
konteks yang sedang kita hadapi dan memprovokasi lawan politiknya sebagai pihak 
yang mungkin (kata SBY ini masih mungkin) terlibat dalam Peristiwa Teror Bom 
tersebut.
Lha perkiraan SBY tersebut sangat ceroboh kalau tujuannya untuk memprovokasi 
lawan politiknya.
 
Selain itu katanya, dalam rangka Pilpres, foto SBY telah digunakan untuk 
latihan menembak oleh sekelompok Teroris dan kata kapolri pelakunya sudah 
ditangkap Mei 2009 kemarin.
Lha kalau sudah ketangkap, ya sebutkan dong dari kelompok mana, dari Capres 
yang mana dan sebagainya. Ditangkapnya Mei 2009 kok sampai Juli 2009 belum 
diumumkan siapa yang ada dibelakang teror tersebut.
Dengan hanya menuduh bahwa teror tersebut terkait dengan Pilpres, itu namanya 
Provokasi.
Ya gak boleh begitu dong, mentang - mentang Presiden bisa seenaknya memfitnah 
orang.
Para Pengamat Politik bilang bahwa itu foto th 2004 yang dibuat KOMPAK saat 
kerusuhan Poso dan dibuat juga di Poso.
Belakangan SBY bilang itu foto dibuat th. 2009 di Kalimantan Timur, tapi tidak 
dijelaskan teroris tersebut dari kelompok siapa.
Hendro Priono bilang yang biasa bikin foto seperti itu di Indonesia ya cuma 
kelompok KOMPAK dan itupun dibuatnya tahun 2004.
Apakah kemudian ada kelompok KOMPAK yang aktif di Kalimantan Timur dan 
merencanakan kerusuhan???
Kalau benar, tindakan Aparatan Keamanan sudah sampai dimana???
Harus ada penjelasan dong.
 
Persoalannya adalah: siapapun yang akan membahas tuduhan SBY tersebut selalu 
dituduh sebagai Provokator oleh pendukung SBY yang fanatik dan Militan.
 
Ya sudah kalau maunya SBY dan para pendukungnya begitu.
Kalau SBY dan para pendukungnya menginginkan negri ini hancur, ya pasti akan 
terlaksana dengan mudah.
Silahkan saja lakukan sesuka hati anda, karena tindakan anda didukung oleh 60 % 
rakyat Indonesia.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo


--- Pada Kam, 23/7/09, indri <[email protected]> menulis:


Dari: indri <[email protected]>
Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: SBY... ADUH...KOK GINI?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 23 Juli, 2009, 3:29 AM


 



betul Kang Asep..
yg saya ingin sampaikan adalah knp kita jd terjebak disini, berpolemik 
ngributin soal foto yg ga jelas dibuat dimana & kapan diambilnya, adu kata soal 
santun & tingkat ibadah nya teroris yg dihubung2kan dg santun & tingkat 
ibadahnya seseorang .....dsb..dsb. ..dsb.. alaaammmaaakk. ..!!

itu teroris keburu ngrancang bom lagi...!! keburu nyusun strategi yg lebih 
canggih yg nglebihi para intel & aparat hukum kita..!

kapan sih kita bisa bersatu padu, bikin itu para teroris gentar...!!
dan seia sekata katakan KAMI TIDAK TAKUT ama loe teroris biadab..!

ternyata memang politik devide et impera masih sangat layak dipakai di negara 
ini...

regards,
indri

Kirim email ke