Mengenai foto sudah dijelaskan bukan 2004 tetapi Mei 2009, masa sih SBY 
berbohong disaksikan pejabat tinggi lainnya.

Hanya orang picik yang akan menduga Rekayasa bom dari SBY.

Mega ataupun siapa dipersilahkan menggugat ke mana sajqa, tdk ada kaitannya 
dengan SBY yang timnya juga menemui kesalahan PIlpres yang merugikan tetapi 
dipendam saja karena tidak akan mempengaruhi suara.
Di AS SBY menang 80 % suatu tanda SBY memang disukai.

Bahwa ada dugaan SBY akan mengembalikan Komkantib adalah dugaan sampah, kalau 
toh iya saya juga akan berbalik tdk mendukung SBY.
Yang sangat diperlukan UU anti teroris dan  Saparatis, karena yang ada sekarang 
tidak cukup, mosok melakukan baru ditangkap, mestinya merencanakanpun sudah 
harus diborgol.


--- In [email protected], bungaran <no_re...@...> wrote:
>
> Pak R Zain. Yang kita persoalkan pidatonya SBY. Melampirkan foto yang sudah 
> lama beredar di Internet dan foto itu sudah ada sejak tahun 2004. Pidato SBY 
> tidak lebih dari sampah karena muatanya tidak ada relevansinya dengan bom 
> yang meledak di Kuningan. Jika SBY benar-benar tidak tahu,lebih bijaksana 
> berkata bahwa masalah ini masih dalam penyelidikkan.
> Karena persepsi orang bisa liar, karena bisa saja bom ini rekayasa dari SBY 
> dengan mengkaitkan hasil pilpres dan pileg. Bisa saja BOM ini menjadi sandi 
> negara untuk mempersempit peluang Mega Prabowo dan JK Wiranto untuk menggugat 
> hasil pilpres.
> Akses SBY lebih besar untuk menciptakan situasi tidak aman sehingga SBY bisa 
> leluasa dengan dalih keamanan membentuk kembali Kopkamtip yang dijaman 
> Soeharto dipegang oleh Sudomo.

Kirim email ke