Bung Asep Kurniawan, He he he he he apakah anda mau bilang bahwa Bung Chappy hakim ini ibarat Kura - kura dalam perahu yang artinya Pura - pura tidak tahu???? Kalau Bung Chappy Hakim ini memang benar Jendral Bintang 4 dan pernah menjabat sebagai KSAU, pernyataan anda ini memang ada benarnya, karena soal adanya penguasaan wilayah dirgantara Indonesia oleh Singapore pasti beliau ini tahu persis alasannya. Alasannya pasti bukan karena Singapore ngajak adu kuat sehingga TNI AU takut berhadapan dengan Angkatan Udara Singapore. Wah, gak percaya saya kalau alasannya seperti itu. Singapore bukanlah negara ceroboh seperti Malaysia yang kapal Perangnya berani menyenggol Kapal Perang TNI AL di Ambalat hanya karena kapal Perang Malaysia memiliki persenjataan yang jauh lebih modern dibandingkan Kapal Perang milik TNI AL. Untung saja Presiden RI itu type pemimpin yang peragu dan kurang berani. Kalau typenya seperti Soekarno, waduh, bisa langsung perang tuh. Singapore pasti tidak akan mempertaruhkan keselamatan negaranya hanya untuk main gagah - gagahan di wilayah Indonesia. Pasti ada alasan yang kuat bagi pihak Singapore melakukan hal tersebut, antara lain adanya unsur KKN dikalangan Pejabat dan DPR Indonsia dalam memutuskan hal tersebut. Soal Freeport, jelas terlihat nuansa KKN nya : 90 % kekayaan alam yang terkandung dalam bumi Papua diserahkan kepada Pihak Asing selama lebih dari 32 tahun. Itu suatu keputusan yang sangat tidak masuk akal. Untuk hal ini, rasanya sangat tidak masuk akal kalau Bung Chappy Hakim yang Jendral Bintang 4 dan pernah menjabat sebagai KSAU tidak memahami hal tersebut. Kecuali kalau yang mengaku sebagai Bung Chappy Hakim ini adalah orang lain yang kebetulan namanya sama sehingga bukan seorang Jendral Bintang 4 dan juga tidak pernah menjabat sebagai KSAU. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Sel, 22/9/09, Asep Kurniawan <[email protected]> menulis: Dari: Asep Kurniawan <[email protected]> Judul: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] mengungkap permainan elite tingkat tinggi ? was ]:Dua pertanyaan besar. Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 22 September, 2009, 12:35 PM Saya sih tetap bingung kenapa Pak Chappy Hakim mengajukan dua pertanyaan besar itu. Saya tidak yakin kalo beliau yang bintang empat itu sama sekali ngga ngerti... Salam,
