Tentara Singapura dan Malaysia tidak punya pengalaman bertempur. Kalau sekarang coba2 perang bisa jadi mereka kencing di celana...apalagi rakyat Singapura yg sudah mirip mesin pencari uang,mikir 2 kali kalau disuruh membela negaranya.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Martin Widjaja <[email protected]> Date: Thu, 24 Sep 2009 01:16:52 To: <[email protected]>; mediacare mediacare<[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Perang sekarang beda [ was ] : Re: Kekuatan matra udara Singapura Beberapa tahun lalu saya sempat berdialog dengan kawan yang elite di Singapore yang sangat membanggakan alutsista yang hebat itu. Dia bilang Singapura bukan cuma mengandalkan kapal selam pesawat tempur yang basenya di Australia, di AS di mana2 . Dalam kesempatan itu saya cuma komentar apa yang dibanggakan ? Sebenar2nya yang paling diandalkan adalah aliansi pertahanan dengan AS dan SEATO saja , pengadaan alutsista oleh Singapore cuma buang2 duit saja... Walau Singapura memakai cara2 Israel yang effektif dalam mempertahankan diri [ juga offensif ] kalau benar terjadi perang hasilnya akan lain dengan perang tahun 1967 di Israel itu. Kekuatiran AS soal cara perang jaman sekarang bisa dilihat a.l di Afghanistan dimana Rusia tidak bisa bertahan walau dengan peralatan tempur yang canggih,akhirnya tetap harus mundur dari Afghan. Juga bagaimana Hezbollah maupun Hamas menyatakan diri sebagai pemenang perang di Lebanon dan Palestina ? Jaman sekarang walau kita nggak punya peralatan seimbang dengan Singapura atau Malaysia bukan berarti kita akan kalah lawan mereka. Sekali kita serang Singapura dengan peralatan yang sederhana perekonomian Singapura akan hancur, kita bisa saja bertahan tahunan dalam keadaan perang karena kita negara besar. Singapura nggak mungkin bisa masuk ke Jakarta dengan peralatan canggih apapun kalau mau bilang taklukan Jakarta maka Indonesia menyerah ... Sekutu perang Singapura atau Malaysia nggak akan berani sembarangan ikut nyerang Jakarta apalagi kalau alasan nya nggak taat hukum internasional. Saya perhatikan sekali ketika Australia mempertimbangkan kirim tentara [ bukan ngebom ] ke Timtim dulu. Demikian juga Amerika yang baru dapat pelajaran pahit kirim tentara ke Somalia ... Salam , martin - jkt ------------------------------------ ===================================================== Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] : 1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ , http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/ 3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke anggota 4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected] 5.Untuk bergabung: [email protected] KOMPAS LINTAS GENERASI ===================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
