mBak Evi Douren, Saya setuju bahwa Wiliardi Wizard bukanlah "Hugeng Baru" karena pada dasarnya dia juga bagian dari kelompok Polsi Busuk yang ada di Kepolisian. Pengakuan Wiliardi di depan sidang pengadilan bahwa ada konspirasi jahat yang diatur oleh Kapolri beserta seluruh jajaran Kedpolisian untuk mencelakakan Antasari, hal tersebut dilakukan karena dia merasa dikhianati oleh kelompok Polisi Busuk lainnya. Sesama Polisi Busuk ternyata juga saling menindas dan mengkhianati. Bila janji perlindungan benar - benar dilaksanakan oleh Kapolri, mustahil Wiliardi Wizard bersedia membongkar kebusukan ini didepan sidang pengadilan. Jadi, mari kita amati dengan seksama pertikaian antar sesama Polisi Busuk disidang Pengadilan Antasari. Mereka pasti akan berupaya saling menyerang, karena bagi Wiliardi Wizard sudah tidak ada pilihan lain : Diam hancur, tetapi kalau meralawan belum tentu hanncur. Bila menang, ada kemungkinan dia dibebaskan atas segala tuduhan karena semuanya memang cuma rekayasa belaka. Dengan demikian dia bisa aktif kembali di Kepolisian. Bila kalah, nasibnya tidak akan lebih buruk dibandingkan kalau dia tidak melawan. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Rab, 11/11/09, Evi Douren <[email protected]> menulis: Dari: Evi Douren <[email protected]> Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Inilah Kesaksian Williardi yang Menghebohkan Itu! Kepada: "FPK Milist" <[email protected]> Tanggal: Rabu, 11 November, 2009, 11:54 PM Williardi tidak pantas dianggap sebagai 'Hoegoeng baru' karena Williardi baru buka mulut dengan benar ketika kepentingannya sendiri yang diusik! Jika sej awal dia sudah bersedia menolak u/menuruti skenario setan rekan sekorpsnya, tentu dengan resiko tersingkir, maka dia patut diacungi jempol habis2an. Namun begitupun kita bisa menyampaikan terima kasih juga bhw KEMUDIAN Williardi bersedia BUKA MULUT, setelah 6 bulan ANTASARI diinapkan di hotel prodeo. ED Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
