http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/13/03072765/vw-porsche.salip.toyota



London, Kamis - Berdasarkan data produksi, Volkswagen-Porsche (Jerman) kini 
produsen mobil terbesar dunia dengan mengalahkan dominasi Toyota. Pada sembilan 
bulan pertama 2009, VW-Porsche memproduksi 4,4 juta kendaraan.

Ford (AS) dengan produksi 3,7 juta unit berada di tempat ketiga. Toyota hanya 
berhasil memproduksi 4 juta unit. Posisi General Motors menurun ke urutan 
keempat dengan jumlah produksi mendekati 3,7 juta unit.

Demikian hasil data yang diolah dan disampaikan harian Inggris, Guardian, Rabu 
(11/11), berdasarkan data dari IHS Global Insight.

 

Akan tetapi, belum dapat dipastikan juga hingga berapa lama VW-Porsche akan 
memegang mahkota juara pertama ini. Masalahnya, sebagian besar penjualan dan 
produksi VW didukung program insentif pemerintah di Uni Eropa bagi rakyatnya 
untuk membeli mobil. Beberapa jenis program insentif saat ini sudah berakhir.

Menurut IHS Global Insight, keputusan VW mendirikan pabrik di Chattanooga, 
Tennessee, AS, menambah bulat keputusan Toyota untuk mengurangi produksi hingga 
seperempat pada kuartal pertama 2009. Jaringan VW-Porsche di AS ini bisa meraih 
kembali pasar AS, yang direbut Toyota empat dekade lalu.

Sementara itu, media Jepang memberitakan Toyota menutup 300 dealer di Jepang 
dalam jangka waktu tiga tahun ke depan. Toyota memiliki 4.000 dealer di seluruh 
Jepang. Perusahaan otomotif itu juga memperkirakan akan merugi selama dua tahun 
berturut-turut pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2010.

Dapat untung

VW menjadi produsen otomotif terbesar setelah bergabung dengan Porsche. Namun, 
harga sahamnya di bursa Eropa, Kamis (12/11), turun hingga 8 persen pada 
pertengahan perdagangan bahkan sempat turun 13 persen menjadi 8,53 euro per 
unit.

Pasalnya, salah satu pemegang saham VW, yakni Pemerintah Qatar, melepaskan 
sahamnya. Penurunan harga saham VW mendorong indeks harga saham di bursa 
Frankfurt, Jerman, melemah 0,12 persen.

Qatar Holdings (QH) menjual 25 juta unit saham untuk mengambil kesempatan 
meraih untung. Akan tetapi, Qatar menambahkan, tetap punya komitmen dengan 
mempertahankan investasi kepada VW.

Negara pengekspor gas alam cair terbesar di dunia itu meningkatkan investasi di 
VW-Porsche tahun ini. Sebuah sumber mengatakan, Qatar berhasil meraup dana 750 
juta euro dari penjualan saham VW tersebut.

"Qatar tahu kapan mengambil keuntungan," ujar John Sfakianakis, ekonom kepala 
pada Banque Saudi Fransi-Credit Agricole. (AP/AFP/Reuters/joe)

Kirim email ke