Pengurus PSSI sudah tidak jelas jalan fikirannya. Berfikir keras bagaimana
untuk merebut peluang jadi tuan rumah piala dunia sampai-sampai saya rasanya
pernah melihat ada iklannya tentang itu ditepi jalan entah siapa yang
memodali. Tugas utama membina dan meraih prestasi sepak-bolanya malah makin
melorot bisa dikalahkan oleh negara-negara yang relatif taraf ekonominya
tidak sebaik negeri kita. Apa yang salah dengan pembinaan olahraga negeri
kita? Yang gampang adalah menyalahkan dana walau terbukti negara-negara
Afrika bisa bersinar di dunia olah-raga (termasuk sepak bola) walau mereka
tidak sekaya Indonesia.
SH


2009/12/11 Teguh Santoso <[email protected]>

>
>
> Ada fenomena sangat aneh sehingga berfikirpun saya sudah tidak mampu
> melihat
> melalui berita TV yang memberitakan Tim PSSI dikalahkan Laos 0-2 dan
> dikalahkan Myanmar 1-3, serta hanya mampun imbang 2-2 melawan Singapura di
> penyisihan nomor sepakbola Sea Games Laos 2009.
>
> Itu adalah serangkaian kekalahan demi kekalahan yang dialami oleh Timnas
> Sepak Bola Indonesia. Ini pasti ada yang salah dalam tatakelola pembinaan,
> pembibitan dll, yang tentunya akan merujuk kepada pengurus PSSI.
>
> Ada nama pengurus, Nugraha Besoes yang sudah menjabat sejak saya SD di
> pertengahan 80 han sampai sekarang saya sudah beranak pinak. Dan tentunya
> Nugraha Besoes pun sudah semakin menjadi kakek-kakek. Kok ya masih betah
> saja ya menjadi pengurus PSSI bertahun-tahun tanpa Prestasi, atau lebih
> tepatnya kok gak malu?.
>
> Juga untuk Nurdin Halid, jika program2 pembinaan dan lain-lain sudah benar
> pasti hasilnya akan benar, jika hasilnya terus kalah, pasti sistemnya
> adalah
> salah
>
> salam prihatin Timnas PSSI
> teguh santoso
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke