betul Pak, Nugraha Besoes sudah jadi ikon buruk PSSI yang terpuruk terus... ditambah si Nurdin ini, prestasi sepakbola kita cuma jadi bahan hinaan kita sendiri. Padahal berapa biaya yang sudah dikeluarkan??? Sekarang PSSI tutup buku saja. Bubarkan pelatnas dan sistim pembinaan sepakbola yang sekarang ini.. Mulai dari 'kertas putih'.. Serahkan urusan sepakbola nasional dengan Pengda PSSI Papua.. biar mereka yang memulai menata sepakbola nasional... terbukti di Papua sepakbola sangat memasyarakat dan banyak sekali bibit tangguh. Tim Papua juga selalu diperhitungkan di kancah nasional. Jika daerah diberikan kepercayaan tingkat nasional, ini bukan hanya baik bagi integrasi bangsa - di mana Papua masih ada upaya untuk Merdeka - tapi kita sudah berbuat dalam menguatkan otonomi daerah. Supaya jangan semua terpusat di Jakarta, yang hasilnya memang tidak ada.. Begitu pula dengan cabang-cabang lain. Misalnya Gulat yang telah menjadi ikon Kalimantan Timur...
Salam, ________________________________ From: Dharma Hutauruk <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, December 14, 2009 2:00:59 AM Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Salam untuk Nugraha Besoes dan Nurdin Halid Saya juga bingung dengan PSSI terutama para pemilik Club dan Anggota perserikatan yang masih terus mendukung muka-muka lama (Tanpa Prestasi pulak). Bagaimana nih para pengamat sepakbola dan wartawan olahraga, apa tidak ada usulan nama yang memungkinkan sepakbola kita bisa sedikit di atas prestasi terbaik kita???? Bagaimana kalau calonkan Tokoh yang sukses dalam membangun bisnis atau jago manajemen seperti AB Susanto, Tanri Abeng atau Sang Jago "Change" kita dari UI??? Jadi gatal juga nih mau nendang lagi
