Salam untuk Mas Harsono BW,

Idem dito dengan Mas HBW, saya mencoba menanggapi
urun rembugnya sebagai proses pembelajaran.   Mengutip
opini Pak SBS:  filosofi dikeluarkannya ketentuan pemba-
yaran DAU 1/12,  tidak  terlepas  dari nuansa euphoria de-
sentralisasi/otonomi daerah.  Formula itu diharapkan mem-
berikan garis yg tegas, format baru hubungan central -local
governments. Diharapkan pula,  format  ini  memberikan e-
fek positive bagi debirokrasi.  Mungkin saja, ini bisa dicer-
mati  telah  terjadi  gap  antara fiscal dan monetary policies. 
Kecerobohan itu akhirnya merusak tatanan makro yg seha-
rusnya tidak terjadi. (1). Ada dual costing untuk mempero-
leh capital yg sama.  Deficit ditutup dari hutang, digunakan
untuk membayar DAU, dan dipinjam lagi oleh pemerintah 
untuk  membayar   interest  payment atau pembiayaan lain-
nya. Fenomena ironis serupa ponzi game itu memang kerap
menjadi bahan olok-olok bagi negara berkembang. (2). Tim-
bulnya  counterproductive  effect  pada  dinamika investasi,
yang dimunculkan oleh  domestic debt.  Ini  hanya  sekedar
potential  effect,   perlu  investigasi mendalam sejauh mana 
limit permintaan SUN bagi crowding-out effect. 
Menimpali ulang apa yg sudah dikemukakan Pak SBS, me-
ngingat local governments diuntungkan dengan formula ini,
sepertinya akan alot kalau dilakukan renegosiasi ulang, ka
takanlah dengan mengadendum pasal dimaksud. Kalau men-
cermati gelagat legeslative, sepertinya langkah ini  tidak akan
ditempuh. Mungkin benar: biya politiknya cukup tinggi. Nah!

Salam diskusi, tidak ada maksud menggurui loh.

Ngarso-Mbantul
___________________________________________


----- Original Message ----
From: Goodman_neverdies <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, October 22, 2007 11:43:03 PM
Subject: Re: [Forum Prima] Dicari Jalan agar dana APBN tidak masuk ke SBI

Maaf permisi ikut urun rembug.
Yang saya tahu dana apbn yang di SBI kan konon
bersumber dari DAU. Disini saya melihat ada kelemahan
di DJPBN dalam hal ini KPPN karena ada kecenderungan
membayar DAU sebesar seper dua belas (1/12) setiap
bulannya, padahal dana yang begitu besar (Sekali tarik
puluhan milyar lho, ada yang ratusan malah)tidak

Kirim email ke