Yth. Mas Zaenal, Saya rasanya kurang setuju jika dalam penelaahan Konsep DIPA oleh Kanwil mengarahkan pengalokasian dana untuk SAPP. Pada TA 2004 dan 2005 mungkin masih dapat dimaklumi karena kita (DJPBN dan Departemen/Satker) baru mulai menerapkan Sistem Akuntansi sehingga memang dibutuhkan pendorong untuk melaksanakan tersebut. Untuk TA 2008 kita (DJPBN dan Departemen/Satker)harus sudah merasa kewajiban melaksanakannya. Jika kita masih mengarahkan lagi alokasi dana untuk SAPP akan terkesan bahwa dana itu "diarahkan" untuk petugas Kanwil dan atau KPPN. Padahal beberapa waktu yang lalu teman2 di Seksi Vera ada yang menemukan "Honor Penandatangan SP2D dan Pemeriksa SP2D" yang dianggap aneh tapi nyata. Saya malah setuju jika praktek-prakten yang aneh tapi nyata itu ditertibkan, jangan sampai kita dicemoohkan instansi lain karena selain ada Tunjangan Khusus masih mencari "honor" dari instansi lain. Mudah-mudahan, pendapat saya ini tidak mengecewakan Mas Zaenal.
--- zaenal abidin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mau nimbrung nih..... > > Berkaitan dengan penyelesaian DIPA 2008, ada hal > yang mungkin perlu kita tegaskan tentang alokasi > anggaran untuk Sistem Akuntansi dan pelaporan > Keuangan Pemerintah (SAPP). berdasarkan pengalaman > selama ini, masih banyak ditemui SRAA dari kantor > pusat yang belum mengakomodir alokasi dana SAPP > dengan alasan SRAA dibuat berdasarkan SAPSK dari > Ditjen Anggaran. _____________________________________________________ > Be a better sports nut! Let your teams follow you > with Yahoo Mobile. Try it now. > http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > tardjani.blogspot.com ____________________________________________________________________________________ Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how. http://overview.mail.yahoo.com/
