Makasih pak Jamur kuping, saya nangkepnya gini: -Negara berhutang kepada yang bersangkutan sejak tmt SK Kenaikan Pangkat sampai dengan sekarang (setiap bulan bertambah), kemudian hutang yang telah lebih dari 5 tahun itu kadaluarsa, sehingga yang bisa dimintakan rapel adalah Oktober 2002 sampai dengan Juni 2007 karena ybs pensiun tmt 1 Juli 2007. Begitu kesimpulan saya boss:) Kalau ada yang tahu peraturan yang pasti mohon pencerahannya, atau perlu usul dulu biar dibikin peraturan baru ya?:)
--- In [email protected], jamur_kuping <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tapi perlakuan atas utang-piutang gaji oleh negara kan berbeda, > karena terus terjadi setiap bulan. > jadi ngitungnya bukan per-kapan, tapi batas 5 tahun itu dikurangi > bulan terbitnya SK > > bingung ? lha saya juga bingung... :D > > tapi gini kok, kalo' SK terbit tanggal 1 Nopember 2007, TMT nya tahun > 1999, nah yang bisa dibayar itu semenjak 1 Nopember 2002. dengan > catatan ini gaji induk loh, ya... > kalo' KGB kan gak bisa rapel >2 tahun > > kalo' utang/piutang yang dimaksud itu yang fixed. jadi sama seperti > saya utang ke sampeyan 1juta tahun 1999, tapi karena sekarang udah > tahun 2007, dan sampeyan lupa nagih (saya juga sengaja lupa kalo' > punya utang) ya udah.. utang saya hangus...kadaluwarsa... > > monggo, ada yang mau nambahin :D
