Ini bukan jawaban apa yang ditanyakan Pak Iwan, ini hanya sekedar sedikit informasi....
Secara alami logam mengalami siklus perputaran dari kerak bumi ke lapisan tanah, ke dalam makhluk hidup, ke dalam kolom air, mengendap dan akhirnya kembali lagi ke dalam kerak bumi, tetapi kandungan alamiah logam berubah-ubah tergantung pada kadar pencemaran yang dihasilkan manusia maupun karena erosi alami. Pencemaran akibat aktivitas manusia lebih banyak berpengaruh dibandingkan pencemaran secara alami. Dalam lingkungan perairan, bentuk logam antara lain berupa ion-ion bebas, pasangan ion organik, dan ion kompleks. Kelarutan logam dalam air dikontrol oleh pH air. Kenaikan pH menurunkan kelarutan logam dalam air, karena kenaikan pH mengubah kestabilan dari bentuk karbonat menjadi hidroksida yang membentuk ikatan dengan partikel pada badan air, sehingga akan mengendap membentuk lumpur (Palar, 1994). Logam berat yang terlarut dalam air akan berpindah ke dalam sedimen jika berikatan dengan materi organik bebas atau materi organik yang melapisi permukaan sedimen, dan penyerapan langsung oleh permukaan partikel sedimen. Materi organik dalam sedimen dan kapasitas penyerapan logam sangat berhubungan dengan ukuran partikel dan luas permukaan penyerapan, sehingga konsentrasi logam dalam sedimen biasanya dipengaruhi ukuran partikel dalam sedimen (Wilson et.al, 1985 dalam Wilson, 1988). Pencemaran merkuri di Teluk Minamata Jepang pada tahun 1953 dan 1961 menunjukkan bahwa pembuangan limbah yang mengandung merkuri (Hg) dalam jumlah yang relatif kecil dapat menyebabkan pencemaran yang membahayakan kesehatan manusia karena terjadi bioakumulasi di dalam organisme dan biomagnifikasi melalui rantai makanan, sehingga keluarga nelayan yang mengkonsumsi ikan menderita keracunan hebat (Pikir, 1991). Toksisitas logam berat bagi makhluk hidup tergantung pada jenis logam, bentuknya dan organisme target yang terkena. Jenis dan bentuk logam yang paling toksik adalah logam timbal (Pb), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg) yang berikatan dengan senyawa organik sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 1. Tabel 1. Toksisitas beberapa logam berat Logam berat Kisaran lingkat racun (ppb) Ar / Arsen 3.000 - 60.000 Pb / Timah hitam (anorganik) 1.000 - 100.000 Pb / Timah hitan (organik) 0,02 - 300 Zn / Seng 200 - 20.000 Cu / Tembaga 20 - 100.000 Cd / Kadmium 0,1 - 50 Hg / Air raksa (anorganik) 5 - 4.000 Hg / Air raksa (organik) 0,2 - 8.000 Sumber : Wilson, 1988 Dan, ambang batas tembaga(Cu) dalam darah menurut ketetapan WHO adalah 800-1200 ppb. From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, July 28, 2004 9:19 AM BUYAT atau BUNYAT ? Kasus ini menyisakan sedikit teka- teki di hati saya sebagai seorang Ahli Madya Analis Kimia (AMDAK ..ooy).Pertama mengenai analisa kandungan logam berat Merkuri dan Arsen (karena hanya dua logam ini yang banyak dibicarakan) dalam air laut.Kedua analisa kandungan kedua logam berbahaya tersebut dalam darah penderita Minamahasa....(?) Seperti sudah lazim diketahui untuk analisa kedua jenis logam tersebut di Indonesia biasanya digunakan metoda spectrophotometer (Serapan Atomik - AAS (bukan Alat-Alat Sederhana......)). Nah ... yang jadi teka-teki dan pertanyaan di hati saya adalah bagaimana mungkin AAS dapat menganalisa kedua logam berat tersebut dalam air laut, sementara air laut kadar garamnya amat sangat tinggi, juga matrik pengganggu lainnya... sehingga saya tidak yakin baseline akan stabil dan limit deteksinya akan kecil sesuai yang diharapkan, Apalagi dengan metoda CV (Cold Vapour) yang kita tahu limit deteksi dan kesalahan (istilah sekarang - uncertainly)nya lebih besar.Begitu juga dalam cuplikan darah penderita minahasa ini, tentunya kadarnya besar kemungkinan lebih kecil atau bahkan kelumit (trace). Mungkin ada rekan-rekan yang bisa bantu saya dengan ketidaktahuan saya ini. Berapa limit deteksi untuk analisa "normal" kedua logam tersebut dengan metoda AAS. Juga ambang batasnya dalam limbah dan tubuh manusia. Kita yakin kita yang ada di milist ini adalah Analis Kimia (paling tidak "mantan" Analis Kimia). Terima kasih atas bantuannya. Iwan ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id --------------------------------------------------------------------- Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR --------------------------------------------------------------------- Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Website : http://www.alumni-akabogor.org/ Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/
