Wah enak juga yach kalo banyak alumni yang bisa berdiskusi seperti ini.
Terima kasih buat masruri atas opininya. Saya sendiri juga sama dengan
masruri saya juga melanjutkan kuliah di UNB setelah saya selesai kuliah saya
, karena pada saat itu saya kuliah karena bekerja, kalau saya tidak bekerja
saya tidak bisa kuliah. 

Kalau kita bicara Bill Gate, Honda ,DR Valentino rossi, mereka bukan orang
sukses dari bangku sekolah, tapi didunia ini ada berapa orang seperti mereka
?, apakah kita akan menjadi salah satu orang seperti mereka ...? Yang
penting kita tetap berusaha sesuai dengan kemampuan kita untuk terus maju.
Disini aku Cuma tekankan lakukan apa yang menurut kita terbaik sesuai jangan
mengalah dengan kondisi yang ada, dan bersikaplah optimis menatap masa depan
kita. 

Dan saya percaya nama AKA juga mempunyai image dimata perusaahan yang
menggunakan cuman sampai kapan ini bisa bertahan kalau kita tidak
menjaganya. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaga nama almamater kita
dengan tindakan nyata, dengan jujur saya katakan bahwa ikatan sesama alumni
aka kurang kuat salah satu contohnya yang kita lihat sekarang jarang sekali
ada posting dari para alumni di milis ini sedangkan alumni kita sudah ribuan
orang, kita kurang kuat ( maaf kalo ada yang kurang suka ), tapi ini
kenyataan, oleh sebab itu apa yang bisa kita lakukan unutk almamater kita
sepertinya itu hal yang penting dan urgent yag harus kita pikirkan bersama
dan tindak lanjuti, karena karena kalau sudah bicara almamater itu sudah
bicara masalah visi dan misi kita bersama.

Terima kasih mas, maaf kalo ada kata yang kurang berkenan


Wassalam 
Saprul Dianto
Iroel
AKA'90




-----Original Message-----
From: Masruri Moh. Asy'ari [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, November 23, 2005 2:21 PM
To: forum-alumni-AKA-Bogor
Subject: [BULK] Re: [Forum] Wisuda
Importance: Low


Saya senang dengan diskusi ini,  minimal ini  menjadi renungan kita bersama
dan sekaligus juga menunjukkan bahwa kita  masih peduli dengan almamater
kita. Bisa jadi seolah saling  bertentangan dalam membuat opini namun Insya
Allah ini didasari pada  semangat yang sama, yaitu ingin memajukan almamater
kita.
  
  Kalau boleh saya ingin beropini kembali, bisa jadi opini ini salah bisa
juga ada benarnya. Saat saya kuliah di UNB yg sebahagian besar juga
mahasiswa/i nya dari AKA dan saat itu yg memberikan mata kuliah Kang  Eman
dan disitu kita buka-bukaan dalam artian Kang Eman meminta masukan  tentang
AKA dan apa yg kita lontarkan kebanyakan seperti apa yg saya  sampaikan
bahwa D3 yg hasilkan masih kurang menggigit dibandingkan  dengan D3 dari
perguruan tinggi lain. Kalau berbicara orang perorang  bisa jadi ada yg
sukses, bahkan seangkatan saya ada yg sudah direktur  padahal dia
belum/tidak lulus alias nggak mengikuti ujian akhir. Jadi  dalam kasus ini,
saya lihat bersifat individual. Dan lebih nyata lagi  bahwa Bill Gate sbg
orang yg tidak diragukan lagi kepintarannya dan  termasuk orang terkaya  di
dunia juga tidak lulus S1 alias keluar  saat baru masuk 1-2 th kuliah.
  
  Jadi yang saya tekankan disini adalah, bagaimana AKA bisa memberi bekal
yg memadai dan memberikan gambaran ke orang-orang (dunia usaha) bahwa  hanya
dengan melihat kita lulusan AKA aja orang sudah berkata  "YESSSSS".
Selanjutnya ya tergantung pribadi masing-masing. 
  
  Sebagai contoh lagi adalah ITB. Orang kalau sudah melihat ITB pasti
bilang jaminan. Padahal kita tahu tidak semua lulusan ITB ok. dan juga
bukan berarti S1 lulusan UNSUD, atau Ibnu khaldun atau yg lainnya tidak  ada
yang bagus. Tapi ITB sudah berhasil menciptakan image yg baik yang  memang
dimulai dari ITB nya sendiri dan dilanjutkan oleh alumninya.
  
  Nah, disitulah yang saya maksud. 
  Kalau kita kerja biasanya kita dimulai dengan melamar yg disertai  dengan
surat lamaran, CV ,  Ijazah bahkan transkrip. Nah kalau  dari ke 4 nya kita
punya nilai yg bagus. 90% perusahaan akan memanggil  kita. Padahal belum
tahu kita bisa kerja nggak. Bisa jadi CV-nya  nyontek begitu juga surat
lamarannya, tapi bagi perusahaan nggak mau  tahu, yang penting dia melihat
wah ini bagus. Nah berarti  1 tahap  sudah kita lewati, yaitu kita dipanggil
untuk wawancara. Dengan  analogika yg sama, saya juga berpendapat demikian,
kalau AKA sudah  doanggap prestise oleh semua orang, maka 1 langkah sudah
kita lewati  tahap selanjutnya ya tergantung kita.
  
  Ok. hanya opini.......
  
  Wassalam,
  Masruri
  
  

Saprul Dianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Dear All

Selamat untuk pada adik -adik yang akan diwisuda semoga dapat memberikan
sumbangsihnya kepada negara yang kita cintai ini.

Karier seseorang tidak selalu dilihat sama dengan bidang pendidikan ngak
selalu alumni aka harus berkerja di lab, banyak alumni kita yang bekerja
diluar dari jalurnya dan berhasil, pendidikan yang didapat di aka merupakan
dasar ilmu yang kita akan aplikasikan ditempat bekerja, sukses seseorang
tergantung dari diri sendiri jika sudah masuk dalam dunia bekerja dimana
self motivation sangat diperlukan untuk menunjang karier kedepan.

Rasa keberhasilan seseorang tidaklah selalu sama yang tidaklah seseorang
jika menjadi analis, manager, supervisor, atau GM sekalipun akan merasa
berhasil, keberhasilan hakiki dimana seseorang dapat mengaktualisasikan
kemampuannya dilingkungan.

Saya setuju dengan Masruri kalau bisa melanjutkan sekolah agar dapat
mendapat penghargaan yang lebih baik pada tempat kerja, tetapi lebih baik
kita bekerja dan bekerja keduanya berjalan bersama karena peluang.Dan saya
pun setuju dengan pendapat rekan saya Edi (Thamek ) kalau kita harus optimis
untuk bersaing dalam dunia kerja. 

Kalau masalah kurikulum di AKA saya tidak mengetahui banyak, tetapi yang
paling penting apa yang dapat kita lakukan ( para Alumi ) untuk kemajuan
kampus kita karena kita semua sama dibesarkan disana, karena kalau bukan
kita siapa lagi yang mau memajukan kampus. Karena memang lebih mudah bicara
atau dari pada melakukan tindakan.

Mungkin ada saran masukan dari alumni lainnya agar wadah forum alumni lebih
bermanfaat untuk kita bersama. Saya yakin banyak sekali yang mempunyai
potensial untuk menyumbangkan wawasan & pikiran untuk kemuajuan wawasan para
mahasiswa misalnya dengan membuat seminar routin yang diisi oleh para alumni
kita dalam rangka transfer pengetahuan dan pengalaman serta wawasan untuk
mempersiapkan adik kita pada dunia kerja.

Sebelumnya mohon maaf jika ada tulisan yang kurang berkenan.

Wassalam
Saprul Dianto
Iroel
AKA'90



---


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/

_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/

Kirim email ke