ternyata banyak pandangan yang berbeda dari para alumni ......
memang pendidikan tidak selamanya menentukan kesuksesan seseorang tapi
usaha (dan rahmat ALlah) yang paling menentukan ....
gak semua yang pintar di sekolah pasti sukses karena orang pintar
(mungkin) jarang merasakan hal yang sering diderita oleh yang gak pintar
...
orang pintar pasti gak pernah her, sekali her dia stress -- beda ama saya
yang sering her, sekali ditolak saat wawancara yaaa coba lagi .... kalo
kerja gak beres trus dimarahin atasan yaaa saya belajar lebih giat lagi
supaya gak dimarahin ... sederhana kan !
saya sepikiran ama bang akhmad saefudin, ukuran kesuksesan ditentukan oleh
kita ....
pertanyaan gampang BJ Habibie (rudy), Rudi Choiruddin (rudi), Rudi Hadi
Suwarno (rudi) .... siapa yang paling sukses? orang pasti bilang BJ
Habibie, padahal semua sukses setelah merintis jalan masing-masing
kalo saya mimpinya cuman sederhana, gak mau selamanya jadi orang gajian
...
kalo kita lihat ke pasar, semua orang jualan kain atau elektronik tapi gak
ada yang tutup ...
jadi .... belum terlambat untuk jadi pengusaha ....
wassalam
muslich riza / 942635
"Akhmad Saefuddin" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent by: [EMAIL PROTECTED]
11/23/2005 04:25 PM
Please respond to forum-alumni-AKA-Bogor
To: "forum-alumni-AKA-Bogor" <[email protected]>
cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Forum] [BULK] Re: Wisuda
Wah, bagus juga komentar dari rekan-rekan semua.
Saya sedikit mau tambahkan,
Kesuksesan bukan ukuran anda sekarang,
Kesuksesan bukanlah apa yang anda miliki saat ini.
Dan dimana anda saat ini. Kesuksesan adalah
Mimpi anda kedepan yang anda mulai hari ini.
Sebesar apa kesukseaan anda ?
Adalah sebesar mimpi Anda.
Bermimpilah menjadi seperti apa nanti.
Mimpi anda akan menjadi kenyataan.
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[ mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Saprul
Dianto
Sent: Wednesday, November 23, 2005 3:33 PM
To: 'forum-alumni-AKA-Bogor'
Cc: '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: Re: [Forum] [BULK] Re: Wisuda
Wah enak juga yach kalo banyak alumni yang bisa berdiskusi
seperti ini.
Terima kasih buat masruri atas opininya. Saya sendiri juga sama
dengan
masruri saya juga melanjutkan kuliah di UNB setelah saya selesai
kuliah saya
, karena pada saat itu saya kuliah karena bekerja, kalau saya
tidak bekerja
saya tidak bisa kuliah.
Kalau kita bicara Bill Gate, Honda ,DR Valentino rossi, mereka
bukan orang
sukses dari bangku sekolah, tapi didunia ini ada berapa orang
seperti mereka
?, apakah kita akan menjadi salah satu orang seperti mereka ...?
Yang
penting kita tetap berusaha sesuai dengan kemampuan kita untuk
terus maju.
Disini aku Cuma tekankan lakukan apa yang menurut kita terbaik
sesuai jangan
mengalah dengan kondisi yang ada, dan bersikaplah optimis menatap
masa depan
kita.
Dan saya percaya nama AKA juga mempunyai image dimata perusaahan
yang
menggunakan cuman sampai kapan ini bisa bertahan kalau kita tidak
menjaganya. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaga nama
almamater kita
dengan tindakan nyata, dengan jujur saya katakan bahwa ikatan
sesama alumni
aka kurang kuat salah satu contohnya yang kita lihat sekarang
jarang sekali
ada posting dari para alumni di milis ini sedangkan alumni kita
sudah ribuan
orang, kita kurang kuat ( maaf kalo ada yang kurang suka ), tapi
ini
kenyataan, oleh sebab itu apa yang bisa kita lakukan unutk
almamater kita
sepertinya itu hal yang penting dan urgent yag harus kita
pikirkan bersama
dan tindak lanjuti, karena karena kalau sudah bicara almamater
itu sudah
bicara masalah visi dan misi kita bersama.
Terima kasih mas, maaf kalo ada kata yang kurang berkenan
Wassalam
Saprul Dianto
Iroel
AKA'90
-----Original Message-----
From: Masruri Moh. Asy'ari [ mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, November 23, 2005 2:21 PM
To: forum-alumni-AKA-Bogor
Subject: [BULK] Re: [Forum] Wisuda
Importance: Low
Saya senang dengan diskusi ini, minimal ini menjadi renungan
kita bersama
dan sekaligus juga menunjukkan bahwa kita masih peduli dengan
almamater
kita. Bisa jadi seolah saling bertentangan dalam membuat opini
namun Insya
Allah ini didasari pada semangat yang sama, yaitu ingin
memajukan almamater
kita.
Kalau boleh saya ingin beropini kembali, bisa jadi opini ini
salah bisa
juga ada benarnya. Saat saya kuliah di UNB yg sebahagian besar
juga
mahasiswa/i nya dari AKA dan saat itu yg memberikan mata kuliah
Kang Eman
dan disitu kita buka-bukaan dalam artian Kang Eman meminta
masukan tentang
AKA dan apa yg kita lontarkan kebanyakan seperti apa yg saya
sampaikan
bahwa D3 yg hasilkan masih kurang menggigit dibandingkan dengan
D3 dari
perguruan tinggi lain. Kalau berbicara orang perorang bisa jadi
ada yg
sukses, bahkan seangkatan saya ada yg sudah direktur padahal dia
belum/tidak lulus alias nggak mengikuti ujian akhir. Jadi dalam
kasus ini,
saya lihat bersifat individual. Dan lebih nyata lagi bahwa Bill
Gate sbg
orang yg tidak diragukan lagi kepintarannya dan termasuk orang
terkaya di
dunia juga tidak lulus S1 alias keluar saat baru masuk 1-2 th
kuliah.
Jadi yang saya tekankan disini adalah, bagaimana AKA bisa
memberi bekal
yg memadai dan memberikan gambaran ke orang-orang (dunia usaha)
bahwa hanya
dengan melihat kita lulusan AKA aja orang sudah berkata
"YESSSSS".
Selanjutnya ya tergantung pribadi masing-masing.
Sebagai contoh lagi adalah ITB. Orang kalau sudah melihat ITB
pasti
bilang jaminan. Padahal kita tahu tidak semua lulusan ITB ok. dan
juga
bukan berarti S1 lulusan UNSUD, atau Ibnu khaldun atau yg lainnya
tidak ada
yang bagus. Tapi ITB sudah berhasil menciptakan image yg baik
yang memang
dimulai dari ITB nya sendiri dan dilanjutkan oleh alumninya.
Nah, disitulah yang saya maksud.
Kalau kita kerja biasanya kita dimulai dengan melamar yg
disertai dengan
surat lamaran, CV , Ijazah bahkan transkrip. Nah kalau dari ke
4 nya kita
punya nilai yg bagus. 90% perusahaan akan memanggil kita.
Padahal belum
tahu kita bisa kerja nggak. Bisa jadi CV-nya nyontek begitu juga
surat
lamarannya, tapi bagi perusahaan nggak mau tahu, yang penting
dia melihat
wah ini bagus. Nah berarti 1 tahap sudah kita lewati, yaitu
kita dipanggil
untuk wawancara. Dengan analogika yg sama, saya juga berpendapat
demikian,
kalau AKA sudah doanggap prestise oleh semua orang, maka 1
langkah sudah
kita lewati tahap selanjutnya ya tergantung kita.
Ok. hanya opini.......
Wassalam,
Masruri
Saprul Dianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear All
Selamat untuk pada adik -adik yang akan diwisuda semoga dapat
memberikan
sumbangsihnya kepada negara yang kita cintai ini.
Karier seseorang tidak selalu dilihat sama dengan bidang
pendidikan ngak
selalu alumni aka harus berkerja di lab, banyak alumni kita yang
bekerja
diluar dari jalurnya dan berhasil, pendidikan yang didapat di aka
merupakan
dasar ilmu yang kita akan aplikasikan ditempat bekerja, sukses
seseorang
tergantung dari diri sendiri jika sudah masuk dalam dunia bekerja
dimana
self motivation sangat diperlukan untuk menunjang karier kedepan.
Rasa keberhasilan seseorang tidaklah selalu sama yang tidaklah
seseorang
jika menjadi analis, manager, supervisor, atau GM sekalipun akan
merasa
berhasil, keberhasilan hakiki dimana seseorang dapat
mengaktualisasikan
kemampuannya dilingkungan.
Saya setuju dengan Masruri kalau bisa melanjutkan sekolah agar
dapat
mendapat penghargaan yang lebih baik pada tempat kerja, tetapi
lebih baik
kita bekerja dan bekerja keduanya berjalan bersama karena
peluang.Dan saya
pun setuju dengan pendapat rekan saya Edi (Thamek ) kalau kita
harus optimis
untuk bersaing dalam dunia kerja.
Kalau masalah kurikulum di AKA saya tidak mengetahui banyak,
tetapi yang
paling penting apa yang dapat kita lakukan ( para Alumi ) untuk
kemajuan
kampus kita karena kita semua sama dibesarkan disana, karena
kalau bukan
kita siapa lagi yang mau memajukan kampus. Karena memang lebih
mudah bicara
atau dari pada melakukan tindakan.
Mungkin ada saran masukan dari alumni lainnya agar wadah forum
alumni lebih
bermanfaat untuk kita bersama. Saya yakin banyak sekali yang
mempunyai
potensial untuk menyumbangkan wawasan & pikiran untuk kemuajuan
wawasan para
mahasiswa misalnya dengan membuat seminar routin yang diisi oleh
para alumni
kita dalam rangka transfer pengetahuan dan pengalaman serta
wawasan untuk
mempersiapkan adik kita pada dunia kerja.
Sebelumnya mohon maaf jika ada tulisan yang kurang berkenan.
Wassalam
Saprul Dianto
Iroel
AKA'90
---
Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor
.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/
_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor
.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/
_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/
_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/