Wah, bagus juga komentar dari rekan-rekan semua.
Saya sedikit mau tambahkan, 
Kesuksesan bukan ukuran anda sekarang, 

Kesuksesan bukanlah apa yang anda miliki saat ini. 

Dan dimana anda saat ini. Kesuksesan adalah 

Mimpi anda kedepan yang anda mulai hari ini.
Sebesar apa kesukseaan anda ? 

Adalah sebesar mimpi Anda.
Bermimpilah menjadi seperti apa nanti. 

Mimpi anda akan menjadi kenyataan.

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[ mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Saprul
Dianto
Sent: Wednesday, November 23, 2005 3:33 PM
To: 'forum-alumni-AKA-Bogor'
Cc: '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: Re: [Forum] [BULK] Re: Wisuda



Wah enak juga yach kalo banyak alumni yang bisa berdiskusi
seperti ini.
Terima kasih buat masruri atas opininya. Saya sendiri juga sama
dengan
masruri saya juga melanjutkan kuliah di UNB setelah saya selesai
kuliah saya
, karena pada saat itu saya kuliah karena bekerja, kalau saya
tidak bekerja
saya tidak bisa kuliah.

Kalau kita bicara Bill Gate, Honda ,DR Valentino rossi, mereka
bukan orang
sukses dari bangku sekolah, tapi didunia ini ada berapa orang
seperti mereka
?, apakah kita akan menjadi salah satu orang seperti mereka ...?
Yang
penting kita tetap berusaha sesuai dengan kemampuan kita untuk
terus maju.
Disini aku Cuma tekankan lakukan apa yang menurut kita terbaik
sesuai jangan
mengalah dengan kondisi yang ada, dan bersikaplah optimis menatap
masa depan
kita.

Dan saya percaya nama AKA juga mempunyai image dimata perusaahan
yang
menggunakan cuman sampai kapan ini bisa bertahan kalau kita tidak
menjaganya. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaga nama
almamater kita
dengan tindakan nyata, dengan jujur saya katakan bahwa ikatan
sesama alumni
aka kurang kuat salah satu contohnya yang kita lihat sekarang
jarang sekali
ada posting dari para alumni di milis ini sedangkan alumni kita
sudah ribuan
orang, kita kurang kuat ( maaf kalo ada yang kurang suka ), tapi
ini
kenyataan, oleh sebab itu apa yang bisa kita lakukan unutk
almamater kita
sepertinya itu hal yang penting dan urgent yag harus kita
pikirkan bersama
dan tindak lanjuti, karena karena kalau sudah bicara almamater
itu sudah
bicara masalah visi dan misi kita bersama.

Terima kasih mas, maaf kalo ada kata yang kurang berkenan


Wassalam
Saprul Dianto
Iroel
AKA'90




-----Original Message-----
From: Masruri Moh. Asy'ari [ mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, November 23, 2005 2:21 PM
To: forum-alumni-AKA-Bogor
Subject: [BULK] Re: [Forum] Wisuda
Importance: Low


Saya senang dengan diskusi ini,  minimal ini  menjadi renungan
kita bersama
dan sekaligus juga menunjukkan bahwa kita  masih peduli dengan
almamater
kita. Bisa jadi seolah saling  bertentangan dalam membuat opini
namun Insya
Allah ini didasari pada  semangat yang sama, yaitu ingin
memajukan almamater
kita.
 
  Kalau boleh saya ingin beropini kembali, bisa jadi opini ini
salah bisa
juga ada benarnya. Saat saya kuliah di UNB yg sebahagian besar
juga
mahasiswa/i nya dari AKA dan saat itu yg memberikan mata kuliah
Kang  Eman
dan disitu kita buka-bukaan dalam artian Kang Eman meminta
masukan  tentang
AKA dan apa yg kita lontarkan kebanyakan seperti apa yg saya
sampaikan
bahwa D3 yg hasilkan masih kurang menggigit dibandingkan  dengan
D3 dari
perguruan tinggi lain. Kalau berbicara orang perorang  bisa jadi
ada yg
sukses, bahkan seangkatan saya ada yg sudah direktur  padahal dia
belum/tidak lulus alias nggak mengikuti ujian akhir. Jadi  dalam
kasus ini,
saya lihat bersifat individual. Dan lebih nyata lagi  bahwa Bill
Gate sbg
orang yg tidak diragukan lagi kepintarannya dan  termasuk orang
terkaya  di
dunia juga tidak lulus S1 alias keluar  saat baru masuk 1-2 th
kuliah.
 
  Jadi yang saya tekankan disini adalah, bagaimana AKA bisa
memberi bekal
yg memadai dan memberikan gambaran ke orang-orang (dunia usaha)
bahwa  hanya
dengan melihat kita lulusan AKA aja orang sudah berkata
"YESSSSS".
Selanjutnya ya tergantung pribadi masing-masing.
 
  Sebagai contoh lagi adalah ITB. Orang kalau sudah melihat ITB
pasti
bilang jaminan. Padahal kita tahu tidak semua lulusan ITB ok. dan
juga
bukan berarti S1 lulusan UNSUD, atau Ibnu khaldun atau yg lainnya
tidak  ada
yang bagus. Tapi ITB sudah berhasil menciptakan image yg baik
yang  memang
dimulai dari ITB nya sendiri dan dilanjutkan oleh alumninya.
 
  Nah, disitulah yang saya maksud.
  Kalau kita kerja biasanya kita dimulai dengan melamar yg
disertai  dengan
surat lamaran, CV ,  Ijazah bahkan transkrip. Nah kalau  dari ke
4 nya kita
punya nilai yg bagus. 90% perusahaan akan memanggil  kita.
Padahal belum
tahu kita bisa kerja nggak. Bisa jadi CV-nya  nyontek begitu juga
surat
lamarannya, tapi bagi perusahaan nggak mau  tahu, yang penting
dia melihat
wah ini bagus. Nah berarti  1 tahap  sudah kita lewati, yaitu
kita dipanggil
untuk wawancara. Dengan  analogika yg sama, saya juga berpendapat
demikian,
kalau AKA sudah  doanggap prestise oleh semua orang, maka 1
langkah sudah
kita lewati  tahap selanjutnya ya tergantung kita.
 
  Ok. hanya opini.......
 
  Wassalam,
  Masruri
 
 

Saprul Dianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Dear All

Selamat untuk pada adik -adik yang akan diwisuda semoga dapat
memberikan
sumbangsihnya kepada negara yang kita cintai ini.

Karier seseorang tidak selalu dilihat sama dengan bidang
pendidikan ngak
selalu alumni aka harus berkerja di lab, banyak alumni kita yang
bekerja
diluar dari jalurnya dan berhasil, pendidikan yang didapat di aka
merupakan
dasar ilmu yang kita akan aplikasikan ditempat bekerja, sukses
seseorang
tergantung dari diri sendiri jika sudah masuk dalam dunia bekerja
dimana
self motivation sangat diperlukan untuk menunjang karier kedepan.

Rasa keberhasilan seseorang tidaklah selalu sama yang tidaklah
seseorang
jika menjadi analis, manager, supervisor, atau GM sekalipun akan
merasa
berhasil, keberhasilan hakiki dimana seseorang dapat
mengaktualisasikan
kemampuannya dilingkungan.

Saya setuju dengan Masruri kalau bisa melanjutkan sekolah agar
dapat
mendapat penghargaan yang lebih baik pada tempat kerja, tetapi
lebih baik
kita bekerja dan bekerja keduanya berjalan bersama karena
peluang.Dan saya
pun setuju dengan pendapat rekan saya Edi (Thamek ) kalau kita
harus optimis
untuk bersaing dalam dunia kerja.

Kalau masalah kurikulum di AKA saya tidak mengetahui banyak,
tetapi yang
paling penting apa yang dapat kita lakukan ( para Alumi ) untuk
kemajuan
kampus kita karena kita semua sama dibesarkan disana, karena
kalau bukan
kita siapa lagi yang mau memajukan kampus. Karena memang lebih
mudah bicara
atau dari pada melakukan tindakan.

Mungkin ada saran masukan dari alumni lainnya agar wadah forum
alumni lebih
bermanfaat untuk kita bersama. Saya yakin banyak sekali yang
mempunyai
potensial untuk menyumbangkan wawasan & pikiran untuk kemuajuan
wawasan para
mahasiswa misalnya dengan membuat seminar routin yang diisi oleh
para alumni
kita dalam rangka transfer pengetahuan dan pengalaman serta
wawasan untuk
mempersiapkan adik kita pada dunia kerja.

Sebelumnya mohon maaf jika ada tulisan yang kurang berkenan.

Wassalam
Saprul Dianto
Iroel
AKA'90



---


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor
.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/

_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor
.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/


_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/

Kirim email ke