ott yg dilakukan Jokowi di dephub itu saya rasa lebih banyak show off atau 
simbol, tetapi kalau benar mau menghilangkan pungli ya bagus asal tidak seperti 
Soedomo dulu itu. cuman banyak yg bilang ott barusan utk mengalihkan perhatian 
dari kasus Ahok, apa benar begitu?

---In [email protected], <inengahk@...> wrote :

 Ott adalah terobosan baru, karena tidak mungkin bisa menghilangkan pungli 100 %
 Dan menurut saya ini adalah langkah  luar biasa, karena penggagasnya tidak 
nyanyi melulu kayak pemimpin sebelumnya
  
 From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
 Sent: Tuesday, October 25, 2016 11:17 AM
 To: [email protected]
 Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Re: Dua Tahun Jokowi Berkuasa, Indonesia 
Makin Hancur, Gak ada yang bisa Dibanggakan!


  
  
 memangnya cerita ott itu gimana?
 
 
 ---In [email protected] mailto:[email protected], <inengahk@... 
mailto:inengahk@...> wrote :
 Kalimat ini, masih menjadi teka-teki bagi rakyat, karena dari jaman orba, 
reformasi hal ini sudah dilaksanakan tapi kok tetap saja terjadi pungli.
 Ini namanya terobosan, bukan pencitraan atau kegedean level. 
 Rakyat yakin pungli tidak bisa di berantas 100 %, bisa 15-20 % sudah lumayan, 
ibarat memecah gunung berapi yang mengeluarkan lahar setiap hari,
 seberapa power yang diperlukan supaya letusanya bisa reda
 -----------------------------------------------------------
 Korupsi besar terjadi dimana-mana. BPK menyampaikan ada negara tapi tidak 
diusut. Contoh yang dilakukan presiden (Jokowi) di OTT Kemenhub. Menurut saya 
itu peristiwa memalukan, itu kan cukup Polsek saja. Presiden ketinggian,” 
ucapnya.
  
  
  
 From: [email protected] mailto:[email protected] 
[mailto:[email protected] mailto:[email protected]] 
 Sent: Tuesday, October 25, 2016 10:53 AM
 To: [email protected] mailto:[email protected]
 Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Dua Tahun Jokowi Berkuasa, Indonesia Makin 
Hancur, Gak ada yang bisa Dibanggakan!


  
  
  
 Dua Tahun Jokowi Berkuasa, Indonesia Makin Hancur, Gak ada yang bisa 
Dibanggakan! 
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/dua-tahun-jokowi-berkuasa-indonesia-makin-hancur-gak-ada-yang-bisa-dibanggakan.htm#.WA7HmtArLnA
 
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/dua-tahun-jokowi-berkuasa-indonesia-makin-hancur-gak-ada-yang-bisa-dibanggakan.htm#.WA7HmtArLnA
 Dua Tahun Jokowi Berkuasa, Indonesia Makin Hancur, G... 
 Eramuslim.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, pemerintahan Jokowi-JK 
belum bisa merealisasikan janji kampanyenya untuk membuat rakyat l...



 View on www.eramuslim.com 

 Preview by Yahoo 
 
 Dua Tahun Jokowi Berkuasa, Indonesia Makin Hancur, Gak ada yang bisa 
Dibanggakan! Redaksi – Senin, 16 Muharram 1438 H / 17 Oktober 2016 16:37 WIB
  
 
 Gak ada yang bisa dibanggain Pak Ne…!
  
 Eramuslim.com – Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, pemerintahan Jokowi-JK 
belum bisa merealisasikan janji kampanyenya untuk membuat rakyat lebih 
sejahtera, jelang dua tahun pemerintahan Jokowi-JK pada 20 Oktober 2016 
mendatang.
 Menurut Fadli, dari sisi ekonomi masyarakat masih merasakan kesulitan, dimana 
daya beli masyarakat masih rendah dan angka pengangguran masih cukup banyak. 
Maka itu, ia mempertanyakan slogan Jokowi soal kerja dan kerja yang hingga kini 
belum ada hasil.
 “Jarang menemukan kelompok masyarakat yang merasakan ada perbaikan-perbaikan 
di bidang ekonomi. Konstituen merasa kehidupan makin sulit. Harusnya fokus pada 
output kerja, bukan hanya kerja tapi ga ada hasilnya,” kata Fadli di Gedung 
Nusantara III DPR, Jakarta, Senin (17/10/2016).
 Sementara itu untuk dibidang politik, kata Fadli, pemerintahan Jokowi-JK masih 
ingin melakukan satu penguasaan dengan menunjuk beberapa partai politik untuk 
mendukung segala kebijakan pemerintah.
 Padahal, ujar Fadli, hal itu membuat situasi pemerintah tidak berjalan dengan 
baik, karena tak ada kontrol dari DPR untuk menjalankan fungsi pengawasan.
 “Politik kita relatif kurang sehat karena beberapa parpol dipecah belah, ada 
jejak intervensi pemerintah karena keinginan kekuasaan,” ujarnya
 Sementara untuk dibidang hukum, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra ini melihat 
hukum di Indonesia semakin tidak jelas. Dimana, praktek hukum sangat tumpul ke 
atas masih terjadi. Ditambah, upaya diskriminasi hukum terjadi dimana-mana 
khususnya untuk masalah kasus korupsi.
 “Korupsi besar terjadi dimana-mana. BPK menyampaikan ada negara tapi tidak 
diusut. Contoh yang dilakukan presiden (Jokowi) di OTT Kemenhub. Menurut saya 
itu peristiwa memalukan, itu kan cukup Polsek saja. Presiden ketinggian,” 
ucapnya.
 Oleh karenanya, Fadli meminta Presiden Joko Widodo berhenti melakukan 
pencitraan yang tidak membuat efek banyak bagi masyarakat. Harusnya, lanjut 
Fadli, Jokowi fokus untuk membangun infrastruktur pertanian dan ekonomi yang 
berbasis pada keberdayaan manusia.
 “Presiden terlalu power oriented, bukan bekerja sesuai apa yang diharapkan 
menjadi realitas. Contoh, Presiden janji akan cetak 2 hektar sawah, itu sudah 
sampai mana? Mau beli Indosat sampe mana? Mau buat pertamina lebih hebat, 
sekarang sampe dimana?,” paparnya.
 Fadli pun menilai, cita-cita Jokowi untuk merealisasikan semangat Bung Karno 
untuk mewujudkan Trisakti, yaitu kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan 
berkepribadian dalam kebudayaan semakin jauh.
 “Ketergantungan politik semakin tidak jelas. Belum lagi dalam mengatur 
kabinetnya. Preesiden juga salah milih orang dalam dua kali reshuffle. Orang 
yang sudah diberhentikan diangkat lagi. Ini apa? Ini petruk dadi ratu,” 
pungkasnya.(yk/ts)
  







 






Kirim email ke