~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~


Enggak ada yang rahasia, memang kenyataan yang harus disebarluaskan bahwa
negara kita ini sudah bobrok dan penuh dengan diskriminasi.

BTW, yang benar SBKRI (Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia),
bukan SKBRI (itu mah barangkali Surat Kedutaan Besar Republik Indonesia? :-)

Untuk mengurus anak sekolah dari SD sampai SMU memang tidak perlu SBKRI,
apalagi kalau sekolah-nya di swasta. Nanti kalau mau masuk PT (terutama
negeri), baru ditanyakan SBKRI. Mereka tahu seseorang itu WNI Keturunan atau
bukan dari KTP-nya. Katanya kalau WNI Keturunan di KTP-nya atau di Akta
Kelahiran-nya (atau dua-duanya) ada tanda tertentu, saya juga nggak tahu apa
(ada yang bisa kasih tahu?).

Ngelantur sedikit, untuk selanjutnya mungkin saya pakai istilah Tionghoa
saja, karena istilah WNI Keturunan rancu. Yang diperlakukan begini cuma WNI
Keturunan Cina saja, sedangkan keturunan India, Arab, Eropa, dll rasanya
tidak pernah.

Kembali ke masalah semula, SBKRI juga diperlukan orang Tionghoa kalau mau
bikin Pasport.

Saya sendiri 3/4 Tionghoa dan 1/4 Sunda, karena ibu-nya ayah saya orang
Sunda (malah Hajjah). Tapi generasi sesudahnya Kristen semua. Kalau tidak
salah ayah-ibu saya masih punya SBKRI. Saya sendiri tidak punya. Pengalaman
mendaftar ke PTN dulu tidak terlalu berbelit-belit. Waktu diberi tahu saya
tidak punya SBKRI, mereka agak ngotot sedikit, tapi waktu kita-nya juga
ngotot, akhirnya boleh juga nggak pake SBKRI (udah pusing kali, banyak yang
daftar :-) Yang rada ngeselin waktu bikin Pasport, karena SBKRI ini mutlak
harus ada. Akhirnya daripada bikin SBKRI, saya bikin aja Akta Kelahiran
baru. Entah Akta yang baru ini masih ada tanda-nya atau tidak, saya tidak
tahu, tapi yang jelas dengan Akta yang baru ini urusan jadi lebih lancar.

Sekedar sharing...
FS

> Info ini saya dapat dari seorang pengacara yang pernah seminar di gereja
saya.
> Jadi ini sekedar teori, dan kalau pada prakteknya lain ... wah nggak tau
deh,
> soalnya anak saya baru SD, dan sampai saat ini belum perlu SKBRI ... :-)
> Kalau boleh tau, anaknya sudah umur berapa dan perlu SKBRI untuk apa,
> mungkin info ini saya perlukan untuk persiapan (karena punya anak juga ..
:-)
> Kalau cukup rahasia untuk disampaikan di milis, bisa japri deh ...




----- Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply -----
  SUBSCRIBE---> To:   [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong

Kirim email ke